Beranda Politik Oesman Sapta Dipecat sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura

Oesman Sapta Dipecat sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura

167
BERBAGI
Oesman Sapta Odang (foto: jurnas.com)

TERASLAMPUNG.COM — Konflik menjelang pilkada serentak dan Pemilu 2019 terjadi di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Menyusul terjadinya mosi tidak percaya dari sejumlah penguru daerah, hari ini (15/1/2018) sejumlah elite Partai Hanura memecat Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum (Ketum) Partai Hanura.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura, Syarifuddin Sudding, mengatakan pemecatan OSO sebagai Ketum Hanura berdasarkan aspirasi dari sejumlah pengurus DPD dan DPC.

“Saya menerima aspirasi 27 DPD dan lebih dari 400 DPC, saya selaku pimpinan partai mendengar aspirasi pengurus daerah,” kata Sudding, ketika dihubungi, Jakarta, Senin (15/1).

Menurut Sudding, mosi tidak percaya dari daerah itu kemudian dibawa ke rapat harian DPP Partai Hanura.

“Setelah kita sampaikan tentang dasar-dasar tingkat daerah, semua setuju untuk menonaktifkan ketua umum,” katanya.

Sudding mengaku, ada sejumlah alasan yang disampaikan pengurus daerah terkait pemecatan OSO dari Ketum Partai Hanura.

“Alasannya cukup banyak, salah satunya membuat kondusivitas tidak baik, melakukan pemecatan dengan alasan yang tidak jelas,adanya rekomendasi ganda calon kepala daerah/calon wakil kepala daerah, dan lainnya,” jelas Sudding.

Pemecatan OSO dibarengi dengan pengangkatan  Waketum Partau Hanura Marsekal Madya (Purn) Daryanto sebagai Pelakana Tuga (Plt) Ketua Umum.

Daryanto menyatakan siap untuk menjadi Plt Ketum Partai Hanura. Menurutnya, hal itu dilandasi rasa tanggung jawab terhadap partai besutan Wiranto tersebut.

“Saya siap untuk melaksanakan tugas Plt karena dilandasi rasa tanggung jawab saya terhadap Partai Hanura,” kata Daryanto, saat jumpa pers di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1).