Beranda Hukum Narkoba Oknum Satpol PP Pemkot Bandarlampung Ini Mengaku Kecanduan Narkoba

Oknum Satpol PP Pemkot Bandarlampung Ini Mengaku Kecanduan Narkoba

382
BERBAGI
Tersangka Laser Nusantara diperiksa di Polresta Bandarlampung, Minggu (31/1/2016).

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tersangka Laser Nusantara (29) mengaku bahwa sabu-sabu tersebut, baru ia didapatkan dari seseorang yang ia kenal berinisial H atau biasa disebut Ampai. Namun ia mengelak dan membatah, kalau dirinya sebagai pengedar sabu-sabu itu. Menurutnya, sabu-sabu itu
rencananya akan digunakan sendiri.

“Sabu-sabu baru saya beli seharga Rp 600 ribu dari Ampai, sebelum ditangkap polisi sabu-sabu itu mau pakai sendiri bukan untuk saya jual lagi,” kata Laser di depan petugas dan awak media, Minggu (31/1/2016).

Dikatakannya, ia menggunakan sabu-sabu, pengaruh pergaulan karena berteman dengan para pemakai sabu-sabu. Diakuinya, iakriminalmemakai sabu-sabu sudah sejak lama karena sudah kecanduan pakai.

“Saya kalau tidak pakai bawaannya lemes dan nggak semangat saat kerja. Kalau pakai sabu-sabu kadang sendiri, ya terkadang juga sama teman-teman,”ungkapnya.

Menurutnya, meski ia bekerja sebagai anggota Sat Pol PP Kota Bandarlampung, ia tidak pernah mengedarkan sabu-sabu di kalangan teman seprofesinya sebagai Sat Pol PP.

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, menangkap tersangka tersangka Laser Nusantara (29) oknum Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandarlampung, pada Jumat (29/1/2016) lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

Polisi menangkap warga Jalan Ratu Dibalau, Tanjung Raya Permai, Kelurahan Tanjung Senang tersebut, saat akan bertransaksi sabu-sabu di depan Kator DPRD Kota di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Timur.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita satu paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam bungkus kotak rokok Sampoerna Mild di saku celananya.