Beranda Hukum Narkoba Operasi Antik Krakatau, Polres Lamsel Amankan 59 Tersangka

Operasi Antik Krakatau, Polres Lamsel Amankan 59 Tersangka

296
BERBAGI
Kapolres Lamsel, AKBP M Syarhan saat mengintrogasi tersangka penyelundupan 1,4 Kg sabu-sabu modus baru
Kapolres Lamsel, AKBP M Syarhan saat mengintrogasi tersangka penyelundupan 1,4 Kg sabu-sabu modus baru.

Zainal Asikin |Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Selama 14 hari (11-24 Agustus) digelarnya Operasi Antik (Anti Narkotika) Krakatau 2019, Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan jajaran (Polsek) di Lamsel mengamanan 59 tersangka penyalahgunaan narkoba dari 40 kasus yang diungkap. Dari puluhan tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah perempuan.

Selain mengamankan para tersangka, turut diamankan juga sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,4 Kg, 30 Kg ganja serta 2 batang tanaman pohon ganja.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan mengatakan, kegiatan Operasi Antik Krakatau ini digelar di seluruh wilayah hukum Polres Lampung Selatan dan Polsek Jajaran selama 14 hari. Selama kegiatan tersebut berlangsung, petugas mengamankan 59 tersangka penyalahgunaan narkoba dari 40 kasus yang diungkap.

“Dari 59 tersangka yang diamankan, dua di antaranya adalah perempuan. Mereka diamankan di wilayah Kecamatan Tanjungbintang karena tertangkap tangan memiliki paket sabu-sabu,”ujarnya saat press rilis di Mapolres Lamsel, Jumat (30/8/2019).

AKBP M Syarhan mengutarakan, selama pelaksanaan Operasi Antik tersebut, petugas mengungkap upaya penyelundupan paket narkoba jenis sabu-sabu modus baru seberat 1,4 KG di Seaport Interdction (SI) Pelabuhan Bakauheni. Barang haram (sabu-sabu) tersebut, dibawa menggunakan mobil Daihatsu Grandmax jeni pick-up warna putih plat nomor L 9534 WB.

Ditegaskannya, meski Operasi Antik telah berakhir, namun pihaknya akan terus melakukan peningkatan pengawasan terhadap peredaran narkoba khususnya di Pelabuhan Bakauheni yang menjadi jalur utama menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.

“Pegawasan terhadap barang terlarang baik itu narkoba, senjata api dan senjata tajam atau lainnya akan terus kita tingkatkan. Karena Lampung Selatan ini, merupakan gerbang utama Pulau Sumatera dan jalur penghubung ke Pulau Jawa,”pungkasnya.

Loading...