Beranda Hukum Narkoba Operasi Antik, Polda Lampung Gerebek Rumah TO Terduga Pengedar Narkoba di Tegineneng

Operasi Antik, Polda Lampung Gerebek Rumah TO Terduga Pengedar Narkoba di Tegineneng

1119
BERBAGI

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Operasi Anti narkotika (Antik), ratusan personel gabungan Polda Lampung senjata lengkap menggrebek rumah terduga pengedar narkoba yang sudah menjadi target operasi (TO) di Desa Kejadian, Negara Ratu dan Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, Jumat (28/4/2017) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pantauan teraslampung.com dilokasi, gelar operasi Antik tersebut, dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tantulanai. Mantan Kapolres Lampung Timur ini membagi anggota gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Brimob dan Sabhra Polda Lampung bersenjata lengkap menjadi tiga tim dengan menargetkan 10 orang yang sduah masuk target operasi (TO) petugas selama ini.

Tim gabungan langsung melakukan penyisiran di tiga Desa yakni, Desa Kejadian, Negara Ratu dan Gunung Sugih Baru, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Awalnya petugas menyisir beberapa rumah yang sudah menjadi TO di Desa Negara Ratu, dari beberapa rumah tersebut, polisi menangkap
Bayhaki (22) dan Firdaus Basroni (34). Dari rumah kedua tersangka, disita satu paket sedang sabu-sabu, dua bundel plastik klip bening, telepon genggam, dan kartu ATM BRI.

Selanjutnya, petugas melakukan penyisiran di Desa Gunung Sugih Baru, Pesawaran dan menangkap Rifai (22) dan Antonius (38). Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti seperangkat alat isap (bong), uang tunai Rp 1,3 juta dan satu unit mobil.

Para pelaku tersebut, ditangkap petugas saat masih tertidur lelap di dalam rumahnya masing-masing. Sehingga, tidak terjadi adanya perlawanan dari para pelaku.

Sementara saat penggrebekan di Desa Kejadian, petugas tidak mendapati satu pun terduga pelaku pengedar dan bandar narkoba yang sudah menjadi target operasi (TO). Disinyalir operasi tersebut, sudah bocor.

Loading...