Beranda Hukum Narkoba Operasi Antik, Razia Gabungan Polda Lampung di Pelabuhan Panjang Hasilnya Nihil

Operasi Antik, Razia Gabungan Polda Lampung di Pelabuhan Panjang Hasilnya Nihil

147
BERBAGI
petugas gabungan Polda Lampung saat memeriksa kendaraan terhadapan barang terlarang narkoba dalam Operasi Antik di Pelabuhan Panjang.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Operaso Anti Narkotika (Antik) 2017, petugas gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, Polresta Bandarlampung, Kepolisian Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP) Panjang dan Sabhra, di Pelabuhan Panjang, Jumat (5/5/2017), hasilnya nihil. Petugas tidak menemukan target sasaran, baik terkait peredaran maupun pengiriman narkoba lewat Pelabuhan Panjang.

Operasi  dipimpin oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto dengan menerjunkan 40 personel gabungan bersenjata lengkap. Petugas memeriksa semua kendaraan yang akan melakukan penyeberangan melalui jalur tol laut Pelabuhan Panjang ke Tanjung Priok. Selain pemeriksaan kendaraan, takluput dari pemeriksaan terhadap muatan dan juga orang.

Dalam razia tersebut, petugas juga menerjunkan dua anjing pelacak untuk mencari barang terlarang yakni narkoba dan lainnya yang diduga akan diselundupkan melalui jalur tol laut tersebut.

“Razia yang dilakukan di Pelabuhan Panjang ini, adalah bagian dari Operasi Antik. Namun dari giat razia, tidak kami temukan adanya barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, senjata api atau barang ilegal lainnya,”ujar Wadir Reserse Narkoba Polda Lampung, AKBP Wika Hardianto, Jumat (5/5/2017).

Menurut alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini, selama digelarnya Operasi Antik, pihaknya akan terus merazia di beberapa tempat lainnya disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba yang sudah menjadi target operasi (TO). Selain TO tempat, ada juga sasaran TO pelaku.

“Namun untuk tempat yang menjadi target sasaran operasi berikutnya, belum bisa kami jelaskan. Nanti saja kalau sudah dapat pelakunya, pasti dikabari,”ungkapnya.