Operasi Cempaka, Polda Lampung Bekuk 48 Tersangka Selama Sepekan

Kapolda Lampung, Bringjen Pol Edward Syah Pernong (kanan) didampingi Waka Polda Kombes Pol Bonifasius Tampoi (tengah) dan Dirreskrimum, Kombes Pol Zarialdi (kiri) saat gelar ekspos ungkap kasus operasi cempaka, Minggu (8/11) malam.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung beserta jajaran enam Polres/Polresta, menangkap 48 tersangka dari 45 kasus yang diungkap dalam Operasi Cempaka yang digelar selama sepekan mulai dari tanggal 2 hingga 7 November 2015. Para pelaku yang ditangkap, dengan target
sasaran adalah pelaku C3 (curat, curas dan curanmor).

Para tersangka yang diamankan dalam Operasi Cempaka tersebut, dari Polresta Bandarlampung sebanyak 16 tersangka, Polres Metro 5 tersangka, Polres Lampung Utara 12 tersangka, Polres Lampung Timur 6 tersangka, Polres Tanggamus 5 tersangka, dan Polres Mesuji 4 tersangka.

Dengan rincian, Polresta Bandarlampung, pelaku curat 7 tersangka, Curas dan Curanmor masing-masing 4 tersangka dan satu pelaku curas meninggal dunia bernama Asep Pratama alias Sujana alias Tama (27).

Para tersangka yang diringkus polisi selama Operasi Cempaka

Selanjutnya, Polres Tanggamus  menangkap pelaku curat 3 tersangka dan pelaku curanmor 2 tersangka; Polres Lampung Utara, pelaku curas 1 tersangka, pelaku curat 9 tersangka dan pelaku curanmor 2 tersangka; Polres Lampung Timur, pelaku curas 4 tersangka dan pelaku curanmor 2 tersangka; Polres Mesuji, pelaku Curat 2 tersangka dan pelaku curas 2 tersangka; Polres Metro, pelaku curat 5 tersangka.

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Edward Syah Pernong didampingi Wakapolda, Kombes Pol Bonifasius Tampoi dan Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Zarialdi mengatakan, para pelaku yang ditangkap tersebut merupakan tersangka yang memang sudah masuk target operasi (TO),
maupun tersangka non TO. penangkapan para tersangka tersebut, merupakan kerja Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Jajaran Polres/Polresta selama sepekan digelarnya Operasi Cempaka.

“Tersangka yang paling banyak ditangkap, tersangka kasus curas sebanyak 28 tersangka, lalu curanmor 12 tersangka dan tersangka curat sebanyak delapan tersangka,”kata Edwar kepada wartawan saat menggelar ekspos di Ruang Lobi Mapolda Lampung, Minggu (8/11) malam.

Edward mengutarakan, para tersangka yang melakukan kejahatan dengan menggunakan senjata api, dianggap sangat membahayakan dan harus dilakukan penindakan secara tegas. Karena penggunaan senjata api tersangka, sudah dipastikan membidik ketubuh korbannya.

Apalagi, kata dia, menjelang Pilkada serentak yang akan digelar di beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung, Jenderal Bintang Satu ini mengintruksikan kepada seluruh Tekab 308 agar melakukan tindakan tegas
terhadap para pelaku tindak pidana.

“Dalam setiap minggu, Tekab 308 harus bisa mengungkap kasus dan menangkap para pelaku tindak pidana C3. Jadi tidak ada pembinaan untuk para pelaku tersebut, hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat,”terangnya.

Edward menambahkan, selain mengamankan para tersangka, ada beberapa barang bukti yang disita. Seperti empat pucuk senjata api rakitan jenis revolver, sembilan bilah senjata tajam jenis golok, parang dan badik, kunci letter T, obeng, uang tunai, dua buah laptop, handphone, dua unit sepeda motor, satu gulung kabel tembaga, dan beberapa barang bukti lainnya.