Operasi Salah Prosedur, Kapolres Lampung Utara Akhirnya Minta Maaf

Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby/Teraslampung.com

DPRD Lampung Utara menggelar rapat dengar pendapat dengan Kapolres Lampung Utara terkait indikasi salah prosedur dalam operasi besar-besaran yang digelar Polres Lampung Utara di Kecamatan Abung Timur dan Abung Surakarta. Selain para anggota Dewan dan Kapolres Lampung Utara AKBO Eko Widianto, rapat dengar pendapat yang digelar di kantor DPRD Lampung Utara, Jumat (10/4) itu juga dihadiri para tokoh mayarakat.

Kotabumi–‎Kapolres Lampung Utara (Lampura), AKBP. Eko Widianto secara ksatria akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kecamatan Abung Timur dan Surakarta atas perlakuan bawahannya yang dianggap berlebihan dalam operasi besaran di dua Kecamatan tersebut baru – baru ini.

“Dengan rendah hati, saya (Kapolres) meminta maaf apabila ada tindakan bawahan saya yang berlebihan saat itu (operasi),” tegas Eko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD ‎bersama Polres dan tokoh masyarakat dari dua Kecamatan itu, Jum’at (10/4) sekitar pukul 15:00 WIB.

Eko mengatakan bahwasannya ‘kekhilafan’ yang dilakukan bawahannya itu dikarenakan ada bawahannya yang terpancing emosi saat penggrebekan tersebut sehingga melakukan tindakan yang agak berlebihan. Kendati demikian, Eko menegaskan apa yang dilakukan bawahannya itu bukan didasari oleh faktor kesengajaan.

“(Sekali lagi) secara pribadi saya Eko minta maaf terhadap warga yang tersakiti dan itu tidak ada unsur kesengajaan. Tak lain kegiatan itu adalah semata mata untuk kebaikan masyarakat bersama. Saya sangat menghormati, tokoh adat tokoh masyarakat khususnya Abung Timur, Surakarta dan anggota dewan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, tokoh masyarakat Abung Timur, Alfian Yasir,  menyambut baik permintaan maaf yang diutarakan oleh Kapolres AKPB. Eko Widianto. Kendati begitu, ia meminta Kepolisian tetap mengedepankan prosedur standar dalam melakukan operasi terhadap pemberantasan kejahatan di wilayah Lampura. Karena jika tidak mengedepankan prosedur, masyarakat merasa sangat kecewa.

‎”Saya menyarankan betul – betul operasi dilaksanakan dengan baik, saya kecewa (kalau tidak sesuai prosedur), karena operasi kemarin sudah di luar kaidah – kaidah‎,” tukas dia.

‎Hingga berita ini diturunkan (Jumat, 10/4) pikul 16.00 WIB), proses RDP masih berlangsung. RDP yang digelar dari lintas fraksi ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD, M. Yusrizal.