Beranda Hukum Teras Kriminal Operasi Sikat Krakatau, Polsekta Tanjungkarang Barat Bekuk Dua Begal dan Dua...

Operasi Sikat Krakatau, Polsekta Tanjungkarang Barat Bekuk Dua Begal dan Dua Pencuri Sepeda Motor

384
BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Tersangka Robi Sugara (28) pelaku begal warga Jalan Kopi Arabika, Kelurahan Gedong Meneng, Rajabasa dan Ariansyah (25) pelaku pencurian rumah kosong kosong warga Kelurahan Langkapura, Bandarlampung. keduanya ditangkap dalam Operasi Sikat Krakatau 1 Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat.

BANDARLAMPUNG-Selama pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau 1  yang dilaksanakan selama 14 hari (5- 18 Mei 2015), Polsekta Tanjungkarang Barat meringkus dua pelaku DPO dan sudah menjadi tareget opersai (TO). Kedua tersangka adalah, Robi Sugara (28) pelaku begal warga Jalan Kopi Arabika, Kelurahan Gedong Meneng, Rajabasa dan Ariansyah (25) pelaku pencurian rumah kosong kosong warga Kelurahan Langkapura, Bandarlampung.

“Keduanya merupakan TO kami selama operasi sikat dan ditangkap saat sedang berada dirumahnya masing-masing, tersangka Robi kami tangkap Rabu (13/5) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat akan ditangkap, Robi bersembunyi di atap plafon rumah, sementara tersangka Ariansyah ditangkap Sabtu (16/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB,”kata Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Heru Adrian kepada wartawan, Senin (18/5).

Heru mengungkapkan, tersangka Robi Sugara memang sudah menjadi target operasi (TO) sejak akhir Desember 2014  lalu. Tersangka merupakan pelaku penodongan dan perampasan barang milik korban Dino Garsia di Jalan Palapa X, Kelurahan Gunung Terang, Tanjungkarang Barat, pada Sabtu (10/1/2015) silam.

“Saat menjalankan aksinya, tersangka Robi bersama Hendra Saputra alias Oom (tersangka sudah dilimpahkan ke JPU) menggunakan kendaraan sepeda motor lalu memepet dan mengancam korban dan mengambil barang-barang berharga milik korban,”ungkapnya.

Pada saat kejadian, sambung Heru, korban Dino sedang mencari alamat rumah temannya yang berada di Palapa, Kelurahan Gunung Terang, Bandarlampung. Dijalan, korban bertemu dengan tersangka Robi dan Hendra. Dino menanyakan alamat kepada Robi dan Hendra, kemudian kedua tersangka berpura-pura mengetahui dan mengantarkan korban ke alamat tersebut. Di tengah jalan, tersangka Robi langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau ke korban dan kedua tersangka merampas uang milik korban sebesar Rp 2,5 juta.

“Dari hasil pemeriksaan, pengakuan tersangka Hendra Saputra alias Oom yang sudah dilimpahkan ke JPU, keduanya (Robi dan Hendra) melakukan aksi perampasan disertai penodongan ada sekitar enam lokasi TKP dan semua lokasi TKP ada di wilayah Tanjungkarang Barat, yakni di daerah Palapa, Jalan PU dan Jalan Purnawirawan, Gunung Terang,”jelasnya.

Mantan Kapolsek Tanjungkarang Timur ini menambahkan, untuk tersangka Ariansyah berhasil ditangkap di rumahnya di wilayah Kelurahan Langkapura karena menjadi pelaku pencurian mesin air di rumah milik Yusrizal Darwis di Perumahan Bukit Pramuka, Kelurahan Langkapura beberapa waktu lalu. Saat menjalankan aksinya, tersangka Ari melakukan pencurian seorang diri.

“Pada saat kejadian, rumah korban dalam keadaan kosong atau sedang ditinggal pergi dengan pemiliknya. Ari lalu masuk kedalam rumah Yusrizal dengan cara merusak kunci pintu rumah, warga sekitar sempat memergoki aksi tersangka dan menangkapnya, namun tersangka Ariansyah berhasil lolos melarikan diri. Sejak saat itulah tersangka menjadi TO kami, ”tandasnya.

Loading...