Beranda Hukum Kriminal Orang Tua Terduga Pembuang Jasad Bayi Masih Berstatus Saksi

Orang Tua Terduga Pembuang Jasad Bayi Masih Berstatus Saksi

138
BERBAGI
Gelar pperkara ibu pembuang bayi

Zainal Asikin |Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Polresta Bandarlampung dan Polsekta Tanjungkarang Barat, telah melakukan gelar perkara kasus kedua orang tua terduga pembuang bayi hingga tak bernyawa, Senin 6 Agustus 2018. Hasil gelar perkara, kedua terduga sepasang kekasih tersebut masih berstatus saksi karena pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium dari Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Harto agung Cahyono membenarkan, pihaknya bersama Polsekta Tanjungkarang Barat telah melakukan gelar perkara terkait kasus kedua orang tua berinisial IMT (17) dan RYD (20) terduga pembuangan bayi hingga tak bernyawa di aliran sungai Gg. Mawar Putih IV, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, pada Rabu 1 Agustus 2018 pagi lalu.

“Ya benar, hari Senin ini kami sudah gelarkan perkaranya untuk kelanjutan proses penyidikannya. Namun hasil gelar perkara, belum bisa menentukan status kedua terduga dan masih sebagai saksi,”ujarnya, Senin 6 Agustus 2018.

Hal tersebut, dibenarkan juga oleh Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran.

Untuk menentukan status kedua orang tua terduga pembuang banyinya, kata mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah ini, pihaknya masih harus menunggu hasil laboratorium jantung dan paru yang dikeluarkan dari pihak Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

“Kami masih menunggu hasil labnya terlebih dulu, kemungkinan minggu ini hasilnya akan keluar. Kalau hasil dan bukti-bukti tersebut menguatkan, tidak menutup kemungkinan status keduanya bisa dinaikan jadi tersangka,”ungkapnya.

Sementara Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono menegaskan, dirinya sudah memerintahkan anggotanya untuk menindak tegas secara prosedural terhadap pasangan kekasih terduga pembuang banyinya hingga meninggal dunia tersebut.

“Kasus inikan berkaitan dengan kemanusiaan, saya sudah perintahkan kepada anggota untuk segera menindak tegas terhadap pelaku secara prosedural,”jelasnya.

Diketahui sebelumnya, warga yang tinggal di Kelurahan Segala Mider, digegerkan dengan adanya penemuan sosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan dengan ari-ari di aliran sungai di Gg. Mawar Putih, RT 002 LK III, Jalan Panglima Polim, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, pada Rabu pagi 1 Agustus 2018 lalu.

Mendapat informasi penemuan jasad bayi tak berdosa tersebut, petugas kepolisian Polsekta Tanjungkarang Barat langsung mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), keterangan saksi-saksi dan pengembangan, petugas berhasil mendapati identitas kedua orang tua terduga pembuang bayi tersebut.

Kedua orang tua yang diduga membuang bayi tersebut, yakni berinisial IMT (17), seroang siswi pelajar SMA Bandarlampung warga Jalan Panglima Polim, dan RYD (20), buruh bangunan warga Jalan Pulau Tabuhan II, Way Halim. Keduanya diamankan aparat Polsekta Tanjungkarang Barat, pada Rabu malam 1 Agustus 2018.