Beranda News Pusiban Organisasi Wanita Lampung Gelar Halal Bihalal

Organisasi Wanita Lampung Gelar Halal Bihalal

241
BERBAGI
Aprilia Yustin Ficardo dan Hasiah Bachtiar Basri ber-Halal Bihalal dengan organisasi wanita lampung di Pondok Rimbawan, Rabu (12/8) 

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com—Organisasi Wanita se- Provinsi Lampung menggelar Halal Bihalal dan silaturahmi  di Pondok Rimbawan, Selasa  (12/8). Acara dibuka oleh  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung sekaligus penasehat BKOW  Yustin Ridho Ficardho. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung  Hasiah Bachtiar Basri, Asisten Bidang Kesra Setda Provinsi Lampung Ellya Muchtar dan Kepala Biro Mental Ratna Dwi Utami dan  Ketua BKOW Provinsi Lampung Kingkin Sutoto.

Kepala Biro Humas dan Protokol Sumarju Saeni mengatakan acara Halal Bihalal dan silaturahmi dihadiri oleh para pengurus dan anggota Organisasi Wanita se-Provinsi Lampung. Selain itu acara juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Ratna Sari Paksi.

Aprilia Yustin Ridho Ficardho mengatakan sebagai umat Islam sudah selayaknya melapangkan dada dan membuka hati untuk saling memaafkan. “Kita sebagai manusia tidak lepas dari salah dan khilaf. Hikmah halal bil halal ini selain menambah rizki juga memperpanjang usia dan  melapangkan hati kita,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan dengan adanya Halal Bihalal juga menjadi ajang untuk bersinergi dan meningkatkan koordinasi antar organisasi wanita. “Kita bersama-sama dapat mengkomunikasikan program organisasi dan upaya untuk berperan aktif dalam pembangunan. Sebagai pengurus dan anggota organisasi, kita memiliki peran strategis untuk mencerdaskan dan memberdayakan kaum wanita di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu Ustadzah Ratna Sari Paksi dalam tausiahnya mengatakan, maksud dari Halal Bil Halal itu senang sama senang, suka sama suka dimana saling memaafkan. Adapun makna Halal Bil Halal itu sendiri sangat luas sekali. “Manusia umat Islam di bulan suci Ramadhan diperintahkan Allah ta’ala untuk menahan diri dan menggodok diri.  Bagi yang tidak biasa sholat dan baca Alquran semua dikerjakan. Yang dipanggil Allah ta’ala adalah orang orang beriman agar kalian bisa menjadi hamba yang bertakwa,” urai Ustadzah.

Selama bulan suci  Ramadhan, kata Ustadzah, yakni mencapai makom artinya tingkat takwa yang paling tinggi bukan kedudukan. Ia juga menghimbau agar muslimah hasil dari Ramadhan tersebut. “Jangan buang percuma ketika Allah ta,ala sudah memberi hidayah. Karena  semulia hambanya yang paling tinggi takwanya,”jelasnya. Mas Alina Arifin

Loading...