Beranda Hukum Korupsi OTT, Jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ditangkap KPK

OTT, Jaksa Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Ditangkap KPK

340
BERBAGI
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif (Foto: Tempo.co)
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif (Foto: Tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada siang hingga Jumat (28/6/2019) malam ini.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan dalam OTT tersebut, tim Satgas Penindakan menjaring lima orang masing-masing 2 Jaksa, 2 Pengacara dan 1 pihak swasta yang diduga sebagai pihak yang berperkara.

Sebelumnya, KPK mendapat informasi perihal adanya dugaan transaksi suap terkait penanganan dengan perkara pidana di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Laode, Jumat (28/6/2019).

Laode menyatakan status hukum bagi kelimanya akan ditentukan 1×24 jam melalui jumpa pers yang digelar Sabtu (29/6/2019) besok.

“Sesuai dengan keputusan hasil ekspose yang akan dilakukan besok. Sehingga, informasi lebih lengkap baru dapat kami sampailan saat konferensi pers besok,” katanya.

Jaksa Agung H.M. Prasetyo membenarkan kabar anak buahnya di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengatakan ada oknum jaksa di Kejati DKI yang ditangkap pada Jumat, 28 Juni 2019.

“Memang ada oknum jaksa yang diduga terlibat dalam kasus tangkap tangan itu,” kata dia kepada wartawan Jumat, 28 Juni 2019.

Prasetyo menengarai penangkapan ini terkait sebuah kasus penipuan. Namun, ia tak mengetahui detail siapa saja yang ditangkap.

Prasetyo menuturkan penangkapan ini merupakan kerja sama antara kejaksaan dengan KPK. Ia sekaligus membantah bahwa OTT KPK dilakukan di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Di sana, anak Prasetyo, Bayu Adhinugroho menjabat sebagai Kepala Kejaksaan.

“Itu hoaks,” kata dia.

BISNIS | TEMPO