Beranda Hukum Kriminal Pacarnya Diejek di Facebook, Rama Bunuh Hendra dengan Pipa Besi

Pacarnya Diejek di Facebook, Rama Bunuh Hendra dengan Pipa Besi

244
BERBAGI
Tersangka Rama saat memberikan keterangan kepada petugas Polres Bandarlampung terkait pembunuhan yang dilakukannya.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pembunuhan terhadap buruh petikemas Pelabuhan Panjang, Hendra Kurniawan (32) yang terjadi pada Senin malam (20/3/2017) lalu sekitar pukul 22.00 WIB, bermula dari cek-cok antara tersangka Rama Dhian Bhara (30) dengan korban Hendra.

Tersangka Rama Dhian Bhara alias Rama (30), ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Panjang, saat tersangka sedang berobat untuk mengobati luka di kakinya di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), pada Selasa (20/3/2017) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari penangkapan Rama, petugas menyita sebatang pipa besi dan sebilah senjata tajam pisau. Barang bukti tersebut, yang digunakan tersangka Rama menghabisi nyawa Hendra.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, pembunuhan yang terjadi terhadap korban Hendra beberapa hari lalu, bermula dari pertengkaran antara korban dan tersangka di media sosial facebook.

“Awalnya korban mengejek pacar tersangka Rama di akun facebook, lalu tersangka dan korban bertengkar di media sosial tersebut,”ujar Murbani saat gelar ekspos, Jumat (24/3/2017).

Karena emosi, kata Murbani, korban dan tersangka janjian bertemu di depan pintu keluar masuk Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang pada Senin malam (20/3/2017). Tersangka Rama, membawa sebatang pipa besi dan menemui Hendra yang sudah menunggu tersangka di depan pintu Terminal Petikemas. Saat itulah, terjadilah perkelahian antara Rama dan Hendra.

“Rama pukul kepala Hendra pakai pipa besi, Hendra mengeluarkan pisau dan langsung menanjapkannya di paha kiri Rama,”ungkapnya.

Kemudian, Rama mencabut pisau yang menancap di paha kirinya itu, dan menusukkan pisau itu ke tubuh Hendra. Tusukan itu, tepat mengenai dada kiri dekat ketiak dan bagian perut dekat rusuk kiri Hendra.

“Melihat Hendra tersungkur, Rama langsung melarikan diri. Saat itu, Hendra sempat berjalan menuju ke pos Satpam terdekat meminta pertolongan,”terangnya.

Selanjutnya, petugas menghubungi aparat kepolisian dan membawa Hendra ke Puskesmas Rawat Inap Panjang, karena lukanya cukup parah Hendra dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Urip Sumoharjo. Dalam perjalanan, Hendra menghembuskan nafas terakhir.