Beranda News Pusiban PAD per Tahun Rp3,4 Triliun, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama Lampung

PAD per Tahun Rp3,4 Triliun, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama Lampung

541
BERBAGI
Gubernur Lampung, Ridho Ficardo, memberikan sambutan pada Musrenbang RKPD 2019, Selasa, 26 Maret 2019.
Gubernur Lampung, Ridho Ficardo, memberikan sambutan pada Musrenbang RKPD 2019, Selasa, 26 Maret 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo mengatakan pendapatan asli daerah (PAD) Lampung pada 2018 sekitar Rp3,4 triliun. Menurut Gubernur Ridho, anggaran pembangunan di APBD Lampung sebagian besar dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan.

“Apa yang menjadi prioritas daerah itu menjadi hal yang paling peting untuk diutamakan dalam anggaran pembangunan. Seperti halnya dengan Pemerintah Provinsi Lampung yang menganggarkan 50 persen anggarannya pada Dinas bina marga untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Karena memang hal tersebut yang paling dibutuhkan masyarakat,” kata Gubernur Ridho Ficardo saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Lampung 2019 di Ballroom Hotel Novotel, Bandarlampung, Selasa (26/3).

Gubernur Ridho menyatakan bahwa ada dua tugas utama kepala daerah dalam menentukan kebijakan fiskal, yaitu memastikan dan mengendalikan APBD dan APBDP agar sesuai dengan arah pembangunan, dan dimanfaatkan dengan tepat.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita saat ini Rp3,4 triliun per tahun, pendapatan Samsat sekitar Rp7 miliar/hari. Dengan pendapatan sebesar ini artinya dibutuhkan kebijakan fiskal yang tepat. Makanya, biasanya untuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang anggarannya besar saya selalu cek satu-per satu,” katanya.

Gubernur Ridho menghmbau Pemkab dan Pemkot di Lampung untuk memprioritaskan anggaran pada apa yang menjadi kebutuhan pembangunan di daerahnya masing-masing.

Terkait RKPD Provinsi Lampung ke depan, Gubernur Ridho menyatakan pembangunan sumber daya manusia sebagai perioritas pembangunan di Lampung.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah,  Syarifuddin, menyoroti pentinnya penyelarasan rencana pembangunan nasional dengan rencana pembangunan daerah.

Begitu pula dengan Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Oktorialdi, yang menyampaikan pokok-pokok kebijakan pembangunan nasional 2020 sebagai tumpuan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan Musrenbang kali ini, Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan berbagai penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/kota dan OPD Provinsi Lampung yang menunjukan kinerja terbaik

Adapun penghargaan terbaik untuk tikat kabupaten/kota dibeikan kepada, Kabupaten Tanggamus sebagai terbaik 3, Kabupaten Pringsewu terbaik 2, dan kabupaten Lampung barat sebagai Terbaik 1. Sedangkan untuk tingkat kota diberikan kepada Kota Metro.

Sementara itu untuk tingkat OPD, penghargaan diberikan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia sebagai terbaik ketiga, Dinas Perdaganagn terbaik kedua, dan Dinas Kesehatan sebagai terbaik pertama.

Ada juga penghargaan Lampung Sejahtera untuk kabupaten yang berhasil melakukan penanggulangan kemiskinan di daerahnya masing-masing.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kabupaten Way kanan sebagai terbaik pertama, kemudian Kabupaten Mesuji sebagai terbaik kedua, dan terbaik tingkat kota diberikan kepada Kota Metro.

Loading...