Beranda Ekbis Bisnis Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda di Bandarlampung Naik 30 Persen

Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda di Bandarlampung Naik 30 Persen

423
BERBAGI
Ruang pamer sepeda di Richie Bike
Ruang pamer sepeda di Richie Bike di Jalan WR. Supratman Telukbetung, Bandarlampung

TERASLAMPUNG.COM — Pandemi Covid-19 menjadi berkah tersendiri bagi toko sepeda di Kota Bandarlampung. Dengan makin banyaknya warga yang menjaga kebugaran dengan bersepeda, toko penjual sepeda pun ramai pembeli. Selama masa pandemi Covid-19 penjualan sepeda meningkat hingga tiga puluh persen di Kota Bandarlampung

“Selama pandemi Covid-19 ini kita akui penjualan sepeda meningkat sampai 30 persen, sebenarnya bisa lebih tapi kita kesulitan karena stok di distributor juga kosong,” jelas pemilik Richi Bike, Richie di showroom-nya yang berada di Jalan WR. Supratman Telukbetung, Bandarlampung, Jumat 26 Juni 2020.

Peningkatan penjualan sepeda juga dirasakan Endang pemilik Toko Sumber Sepeda Abadi (SAA) yang berada di jalan Kartini, Tanjungkarang.

“Ada peningkatan tapi kami tidak pernah kami catat berapa kenaikannya. Yang pasti penjualan sepeda di masa pandemi Covid-19 ini meningkat. Yang disayangkan stok sepeda di distributor berkurang,” jelas Endang.

Salah satu model sepeda yang sedang diminati pembeli baik itu di toko miliknya Richie dan Endang adalah Sepeda Lipat (Seli).

“Seli saat ini banyak peminatnya di Bandarlampung tapi seperti yang saya ungkapkan stok di distributor sering kosong,” ungkap Richie.

Dari kedua toko sepeda itu ternyata sepeda-sepeda merk lokal dengan harga terendah Rp2 juta sampai Rp6 juta masih menjadi pilihan pesepeda.

“Sepeda-sepeda buatan dalam negeri seperti merek Poligon, Pacific yang harganya kisaran Rp2 sampai Rp3 juta yang dibeli masyarakat,” jelas Endang.

“Kami juga melayani sepeda impor tapi itu kalo ada yang order saja sedangkan stok yang ada sepeda lokal merek United yang harganya Rp6 juta-an yang biasanya dibeli,” kata Richie.

Richie penghobi sepeda yang akhirnya memilih menjadi penjual sepeda menyarankan kepada pesepeda untuk menggunakan helm saat bersepeda.

“Saya menyarankan pakailah helm saat bersepeda, harganya tidak terlalu mahal kok ada yang Rp300 ribuan tapi kita aman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” sarannya.

Dandy Ibrahim

Loading...