Pangeran Edwarsyah Pernong Ajak Masyarakat Paksi Sekala Brak Pilih Parosil-Mad Hasnurin

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM  — Sai Batin Puniakan Dalom Yang Dipertuan ke-23, Raja Buay Pernong Pangeran Edwarsyah Pernong, menyerukan masyarakat adat Paksi Pak Sekala Brak, untuk mendukung dan memilih pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Lampung Barat (Lambar) nomor urut 1 Parosil Mabsus-Mad Hasnurin (PM-MH).

“Kita ini masyarakat adat yang beradab, jadi tidak bisa di beli harga diri kita,” kata mantan Kapolda Lampung itu dalam  silaturahmi antara masyarakat adat yang di gelar di Lamban Gedung Dalom Paksi Buay Belunguh, Pekon Kenali Kecamatan Belalau, Kemarin, Edwarsyah, belum lama ini.

Menurut Pernong, masyarakat Kenali merupakan masyarakat adat yang tidak bisa di beli dengan uang.

Edward, mengharapkan masyarakat Kenali Belalau menyatukan pilihan terhadap PM-MH, karena calon nomor urut 1 merupakan keluarga besar Kerajaan Sekala Brak. “Mad Hasnurin ini kakak saya, dan merupakan keluarga besar Kepaksian Buay Belunguh, kalau disini tidak menang, berarti kita tidak ada rasa persaudaraan lagi,” kata Edwarsyah.

Menurut Edwarsyah, yang berjanji dihadapan masyarakat di depan lamban gedung adalah keluarga besar, serta dihadapan para sai batin jadi harus diyakini bahwa kalau saudara yang berjanji pasti tidak akan ingkar berbeda kalau yang berjanji itu orang lain.

“Tadi Parosil dan Pun Mad Hasnurin sudah berbicara di hadapan kita semua. Karena mereka berdua ini adalah keluarga kita maka yakinlah bahwa mereka tidak akan ingkar janji,” tekan Edwarsyah.

Mad Hasnurin ini, kata Edwarsyah merupakan keluarga Gedung Dalom Buay Belunguh.

“Jadi kalau di Kenali Belalau tidak bisa menang 70 persen, alangkah malunya keluarga besar di sini. Dan juga kata dia tunjukan bahwa masyarakat adat itu bersatu. “Ingat kalau di Kenali Belalau ini tidak menang 70 persen kita akan merasa malu, dengan warga Lambar daerah lain,” ujar Pangeran,  didampingi putra Mahkota Alprince.

Edwarsyah mengakui ada sebagian kecil masyarakat Lambar ini mengatakan masyarakat adat bisa dibeli dengan uang.

“Untuk mari kita tanjukkan pada 15 Februari mendatang dengan memilih pasangan PM-MH. Mari kita tunjukkan bahwa kerajaan pakai pak Sekala Brak bersatu, dengan menyatukan pilhan pada 15 Pebruari mendatang,” kata Edwarsyah.

  • Bagikan