Panggil Parpol Pengusung, Bupati Lampura Dorong Parpol Proses Dua Nama Cawabup

  • Bagikan
Bupati Budi Utomo bertemu dengan para petinggi koalisi partai politik pengusungnya untuk membahas surat Gubernur Lampung terkait pengisian posisi Wakil Bupati Lampung Utara yang hingga kini lowong
Bupati Budi Utomo bertemu dengan para petinggi koalisi partai politik pengusungnya untuk membahas surat Gubernur Lampung terkait pengisian posisi Wakil Bupati Lampung Utara yang hingga kini lowong

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Setelah sempat tak terasa, silirnya angin surga seputar Pemilihan Wakil Bupati Lampung Utara kembali ‎terasa. Siliran angin surga itu muncul usai pertemuan Bupati Budi Utomo dengan para petinggi koalisi partai politik pengusungnya, di rumah jabatan bupati, Kamis (16/12/2021).

“Tadi pagi, memang ada pertemuan antara pak bupati dengan kami dari koalisi partai politik pengusung di rumah jabatan,” jelas Ketua Presidium koalisi partai politik pengusung Bupati Budi Utomo, Farouk Danial, Kamis sore (16/12/2021).

Adapun isi pertemuan tak lain adalah untuk meminta koalisi partai politik pengusung untuk segera menggodok dua nama calon wakil bupati yang akan disampaikan ke legislatif melalui Bupati Budi. Pertemuan ini diadakan untuk menindaklanjuti surat dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi yang menginginkan posisi orang nomor dua di Lampung Utara untuk segera diisi.

“Nanti, kami akan mengadakan pertemuan untuk membahas ini‎. Namun, mengenai kapan dan di mana, masih belum ditentukan,” terangnya.

Di tempat berbeda, Sekretaris PAN Lampung Utara, Suwardi mengatakan, seluruh petinggi koalisi partai politik pengusung hadir di pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut. Dalam pertemuan itu, Bupati Budi Utomo menjelaskan bahwa Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi kembali mengirimkan surat terkait pengisian posisi wakil bupati.

“Surat yang pak gubernur pada pak bupati itu adalah yang kali ketiga‎,” tutur dia.

Di samping membahas isi surat tersebut, Bupati Budi Utomo juga ‎membahas mengenai spekulasi liar yang berkembang di masyarakat. Spekulasi itu kebanyakan menyudutkannya karena dianggap sengaja menghambat jalannya proses Pilwabup.

“Pada dasarnya, inti dari pertemuan ini adalah keinginan pak bupati agar posisi wakil bupati segera diisi. Jangan sampai lagi ada isu yang menyebutkannya menjadi penghambat dalam proses Pilwabup,” paparnya.

Suwardi menyebutkan, baik PAN dan rekan sesama koalisi akan segera mengadakan pertemuan untuk menindaklanjuti pertemuan kali ini. Tujuannya, supaya proses pengodokan dua nama calon wakil bupati dapat segera dilakukan.

“Tapi, memang prosesnya mungkin agak ‎lama karena siapa pun calonnya wajib mengantongi rekomendasi dari partainya masing – masing,” kata dia.

  • Bagikan