Beranda News Internasional Panik karena Corona di Italia, 16 Juta Orang Ikuti Karantina

Panik karena Corona di Italia, 16 Juta Orang Ikuti Karantina

601
BERBAGI
Italia adalah negara paling terdampak oleh wabah virus corona di Eropa. Foto: EPA via BBC

TERASLAMPUNG.COM — Perdana Menteri Italia mengatakan setidaknya 16 juta orang di wilayah Lombardy dan 14 provinsi lainnya diwajibkan untuk dikarantina setelah ada kenaikan tajam infeksi virus corona di negara itu.

Proses karantina akan berlangsung hingga awal April nanti.

Akibat peningkatan dramatis korban virus itu, pemerintah Italia akan menutup semua pusat kebugaran, kolam renang, museum dan resor ski untuk menahan laju wabah virus corona.

Italia merupakan negara terparah di Eropa Italia dan melaporkan adanya kenaikan tajam dalam infeksi virus itu pada hari Sabtu.

Negara itu juga melaporkan jumlah kematian terbanyak akibat virus corona atau Covid-19 di luar China, sejak virus itu menjalar pada Desember 2019.

Langkah-langkah baru, yang juga berlaku untuk kawasan pusat keuangan di kota Milan dan pusat kunjungan wisata di Venesia akan berlangsung hingga 3 April.

Korban tewas di Italia telah melewati 230 orang, dan seorang pejabat melaporkan lebih dari 50 kematian dalam 24 jam terakhir.

Jumlah kasus yang dikonfirmasi virus corona melonjak lebih dari 1.200 menjadi 5.883 pada Sabtu.

Sebelumnya, Institut Kesehatan Nasional menyatakan usia rata-rata para korban meninggal dunia adalah 81 tahun. Mayoritasnya mengidap penyakit bawaan. Diperkirakan 72% di antara mereka berjenis kelamin laki-laki.

Menurut data pemerintah, 4,25% kasus virus corona yang dikonfirmasi telah meninggal dunia, persentase tertinggi di dunia.

Karena itu, dalam pernyataan yang diumumkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Indonesia melarang masuk atau transit wisatawan asing asal Italia serta warga asing yang pernah mengunjungi wilayah tersebut. Dua negara lainnya yang disebutkan adalah Iran dan Korea Selatan.

Keputusan ini mulai berlaku pada Minggu (8/3) pukul 00.00 WIB.Pemerintah Italia sebelumnya telah menutup semua sekolah selama 10 hari mulai Kamis (05/03) dalam upaya menghambat penyebaran wabah virus corona.

Dan semua kompetisi olahraga profesional, termasuk pertandingan sepak bola Serie A, bakal dilangsungkan tanpa penonton selama sebulan.

Virus corona telah menyebabkan 107 orang meninggal dunia di Italia, negara yang paling terdampak oleh wabah tersebut di Eropa.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan layanan kesehatan bisa jadi kewalahan.

“Situasinya berubah sangat cepat… Yang jelas ialah wabah ini belum mencapai puncaknya,” kata Jens Spahn.

Kasus telah dikonfirmasi di 81 negara, dengan Italia, Iran, dan Korea Selatan muncul sebagai hotspot di luar China.

BBC

Loading...