Panitia Festival Way Kambas Gelar Pentas Dangdut di Islamic Centre, Pemuda NU dan Banser Protes

  • Bagikan
LAMPUNG TIMUR, Teraslampung.com — Kalangan muda Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Timur yang diwakili oleh GP Anshor dan Banser, menolak penyelenggaraan Festival Way Kambas XIV yang diadakan di Islamic Centre, Sukadana. Pasalnya, dalam pembukaan acara tersebut, Selasa malam (26/8), diadakan hiburan artis dangdut ibukota dan lokal.

Pelaksana tugas Ketua GP Anshor Lamtim, Budi Wahyono,  mengatakan, tidak pantas Islamic Centre dijadikan
tempat acara  yang menjurus asusila.  “Dalam hiburan tadi malam kan artisnya memakai kostum yang mengumbar aurat  dan goyangannya juga seronok. Itu  sangat tidak pantas jika dilakukan di Islamic Centre. Kalau dilakukan di lapangan lain, kami tidak mempersoalkan. Tapi ini kan di tempat kegiatan agama Islam”, katanya menambahkan.

Budi menyatakan keheranannya dengan pemkab Lamtim selaku penyelenggara, yang tidak mempertimbangkan aspek kesopanan dan kepatutan dalam menentukan tempat acara.

Menurut Budi, dia menerima banyak sms dan telpon dari anggotanya, yang menginginkan agar GP Anshor membubarkan kegiatan tersebut.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Budi berharap pihak panitia dapat memindahkan lokasi kegiatan atau minimal menghilangkan hiburan musik.

Senada dengan Budi, ketua Banser NU, Badarudin,  berharap panitia tidak melanjutkan acara hiburan yang menampilkan artis yang berdandan tidak sopan.  Menurutnya, jika ini diteruskan, tidak menutup
kemungkinan ada aksi anarkis dari massa Islam.

Secara terpisah, pengurus GP Ansor yang juga anggota DPRD Lamtim, Akmal Fathoni, meminta panitia menghentikan kegiatan yang menjurus perbuatan asusila.  Menurutnya ini tidak sesuai dengan tujuan festival sendiri, untuk mempromosikan wisata dan seni budaya daerah.

Akmal mengaku  sudah menghubungi Kepala Dinas Pariwisata Lamtim, Sudarsono, mengenai penolakan dari kalangan NU tersebut.  Hanya saja, kepala dinas cuma menyatakan akan berupaya tidak lagi menggelar pertunjukan artis dangdut.

Sementara itu, ketua panitia Festival Way Kambas,Bulkhoini, menolak menjawab pertanyaan wartawan.  Dia meminta konfiormasi ditujukan kepada kepala Dinas Pariwisata Lamtim, karena
menurutnya dia tidak mengetahui persoalan ini.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Sudarsono  tidak mengangkat telepon dan tidak menjawab sms saat hendak dikonfirmasi. (Mashuri Abdullah)

  • Bagikan