Beranda Teras Berita Pantau Sidang MK, Presiden SBY Tunda Kunjungi Papua

Pantau Sidang MK, Presiden SBY Tunda Kunjungi Papua

175
BERBAGI
Presiden SBY 

JAKARTA, Teraslampung.com – Sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan hasil Pilpres yang diajukan tim Prabowo-Hatta Rajasa menjadi perhatian serius Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden SBY memutuskan untuk menunda kunjungannya ke sejumlah daerah di Papua, Kamis (21/8) karena terus memantau proses sidang di MK.

”Sebagai kepala negara beliau memantau, kan Pak Presiden sudah sangat serius mendukung penyelenggaraan Pemilu Legislatif (Pileg) dan  Pemilu Presiden (Pilpres) ini sejak bertahun-tahun lalu,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, di kompleks Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/8) sore.

Menurut Mendagri Gamawan Fauzi, Presiden SBY menginstruksikan kepada seluruh jajaran pejabat terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik untuk menjaga keamanan.

Kapolri Jenderal Sutarman mengemukakan adanya rencana pengerahan massa dari berbagai elemen untuk datang ke Jakarta saat Mahkamah Konstitusi membacakan keputusannya terkait sengketa Pemilihan Presiden 2014, besok.

Massa tersebut, kata Kapolri kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/8), di antaranya dating dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Bali.

Namun, Kapolri menjamin pihak aparat keamanan baik dari Polri maupun dukungan pasukan TNI siap siaga menghadapi segala kemungkinan. Ia mengingatkan, demo massa diperbolehkan sepanjang tidak berbuat anarki yang mengganggu masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Konstitusi pada Kamis (21/8) besok akan memberikan putusannya atas gugatan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terkait penetapan hasil Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Juru bicara Presiden RI,  Julian Aldrin Pasha, mengatakan Presiden SBY memilih menunda rencana  perjalanannya ke Papua karena ikut menantikan putusa MK terkait sengketa hasil pemilu presiden yang dibacakan Kamis.

Menurut Julian, Presiden SBY memberikan perhatian khusus pada rencana pembacaan putusan sengketa pemilihan presiden oleh Mahkamah Konstitusi.

Julian mengaku belum mengetahui sampai kapan penundaan perjalanan ke Papua itu dilakukan.

 “Sampai pemberitahuan Jubir berikutnya,” ujarnya.

Semula, Presiden SBY berencana melakukan perjalanan ke daerah pada 21-29 Agustus. Presiden berencana akan mengunjungi Sorong, Manokwari, Dili (Timor Timur), dan Denpasar untuk melakukan serangkaian kegiatan, mulai dari peresmian proyek, mengikuti kegiatan Sail Raja Ampat, menghadiri global forum, dan kunjungan kenegaraan ke Timor Leste.

Loading...