Beranda News Pusiban Para Calon Kepala Daerah Diundang Hadiri Pembukaan Konferwil X NU Lampung

Para Calon Kepala Daerah Diundang Hadiri Pembukaan Konferwil X NU Lampung

231
BERBAGI
Dari kanan ke kiri: Sekretaris Panitia Konferwil NU Lampung Teguh Wibowo, Wakil Ketua PWNU Lampung Juwendra Asdiansyah, Ketua Steering Committe Konferwil NU Lampung Dr KH Khairuddin Tahmid, dan Koordinator Seksi Publikakasi Konferwil Yudi Yusnandi menggelar jumpa pers di Kantor PWNU Lampung, Rabu, 7/3/2018 (Foto: Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Panitia Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Lampung memastikan  konferwil bebas dari kepentingan politik. Meski demikian, panitia akan mengundang para calon kepala daerah yang mengikuti pilkada serentak tahun ini dalam acara pembukaan pada Kamis, 8/3/2018.

“Kami tetap mengundang para calon kepala daerah, yakni calon gubernur dan wakil gubernur pada acara pembukaan besok,” ujar Ketua Steering Committe (SC) Konferwil  Muswil NU Lampung, Dr. K.H Khairuddin Tahmid, Rabu, 7 Maret 2018.

“Siapa pun boleh hadir dalam acara Konferwil. Ormas-ormas lain juga kami undang,” kata Ketua MUI Lampung ini.

Khairudin Tahmid mengatakan awalnya memang sempat dijadwalkan ada sesi untuk dialog para pasangan calon gubernur-wakil gubernur dengan peserta konferwil. Namun, dengan sejumlah pertimbangan, dialog tersebut urung dilakukan.

“NU bukan organisasi politik, tetapi organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Sehingga, sikap yang dikeluarkan merupakan sikap institusi. Jadi, yang akan kami bangun adalah persepsi institusional, bukan individual,” kata dia.

Waki Ketua PWNU Lampung Juwendra Asdiansyah menambahkan, panitia berusaha menjaga arena Konferwil X dari agenda poliitk praktis.

“Kami menjamin bahwa panitia Konferwil NU berusaha netral. Kami membebaskan acara ini dari hal-hal yang bersifat politik praktis,” ujarnya.

Konferwil X NU Lampung dijadwalkan pada 8-10 Maret mendatang. Rencananya, konferwil berlangsung di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah. Pesanteran tersebut diasuh KH Muhsin Abdillah, Rois Syuriah PWNU Lampung.

TL/Rl