Beranda Pendidikan Kampus Para Orang Tua Mahasiswa Minta Perpeloncoan Mahasiswa Baru di Fakultas Teknik...

Para Orang Tua Mahasiswa Minta Perpeloncoan Mahasiswa Baru di Fakultas Teknik Unila Dihentikan

321
BERBAGI

Syailendra Arif/Teraslampung.com

Perpeloncoan di FT Unila. (Foto: dok tvone/youtube)

BANDARLAMPNG--Lagi, perpeloncoan bagi mahasiswa baru kembali terjadi.Kali ini korbannya adalah para mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila). Dalam sebuah tayangan video amatir yang diunggah di Youtube terlihat para mahasiswa baru itu diperintah untuk berjalan sambil berjongkok. Tak lama kemudian para mahasiswa baru berkepala pelontos itu disuruh tengkurap di tanah dengan posisi kepala menunduk.

Para mahasiswa baru berkepala pelontos yang berusaha mendongakkan kepala dibentak-bentak seniornya yang bercelana pendek.Beberapa mahasiswa baru juga dipukul dengan botol air mineral.

Dekan Fakultas Teknik Unila Suharno mengaku kecolongan atas tindakan kekerasan dalam ospek di kampusnya. Dia menjelaskan, tanggung jawab dan hak kepada dosen dan mahasiswa di jurusan ada di tangan ketua jurusan.

“Kami sudah perintahkan untuk melaporkan panitia yang terlibat kegiatan itu agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Suharno.

Sementara itu, menyusul terjadinya aksi perpeloncoan tersebut, para orang tua mahasiswa Jumat pagi (12/9) mendatangi Fakultas Teknik Unila. Mereka menuntut agar perpeloncoan diakhiri dan membatalkan acara malam keakraban yang rencananya akan digelar Jumat malam (12/9) di Podomoro, Kabupaten Pringsewu.

Dr. Budiono, dosen Fakultas Hukum Unila yang ikut dalam pertemuan tersebut, mengatakan dalam pertemuan Jumat pagi itu para mahasiswa senior FT tetap ngotot menggelar malam keakraban di Pringsewu. Hal itu membuat para orang tua siswa marah. Keributan pun terjadi antara para mahasiswa senior dengan para orang tua siswa.

“Para orang tua tetap menuntut agar perpeloncoan dihentikan. Kami menyayangkan pihak otoritas  Fakultas seperti tidak berdaya menghadapi aksi para mahasiswa senior,” kata Budiono.

Menanggapi tuntutan tersebut, Pembantu Rektor III Unila, Dr. Sunarto, M.H. , menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika mahasiswa senior itu tetap menggelar malam keakraban. Untuk memastikan malam ini (12/9) tidak ada malam keakraban di Pringsewu, menurut Sunarto, pihaknya mengirimkan petugas ke Pringsewu.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polsek Pringsewu. Kalau mereka nekat menggelar malam keakraban, kami akan memberikan sanski tegas,” kata dia.

Syamsir Samsu, dosen Fakultas Hukum Unila yang anaknya menjadi korban perpeloncoan, menyesalkan aksi premanisme di kampus masih terjadi. Syamsir berharap pihak otoritas kampus, terutama Dekan Fakultas Teknik Unila, bertindak tegas sehingga perpeloncoan di Fakultas Teknik benar-benar bisa dihentikan. (Tim)

Inilah video amatir kekerasan dalam perpeloncoan di FT Unila yang bersumber dari TVOne/Youtube:


Baca Juga: Diprotes Para Orang Tua Mahasiswa, Malam Keakraban Mahasiswa Baru FT Unila Tetap Digelar di Pringsewu

Baca Juga: Perpeloncoan Mahasiswa Baru FT Unila, Polda Lampung Mulai Turun Tangan

Baca Juga: Perpeloncoan di FT Unila, PR III: Bisa Saja Hima di Fakultas Teknik Dibekukan