Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Para Pedagang di Sub-Terminal Kotbumi Mulai Direlokasi

Para Pedagang di Sub-Terminal Kotbumi Mulai Direlokasi

197
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Kios buah di Sub-Terminal Kotabumi akan segera direlokasi.

KOTABUMI–Dinas Pengelolaan Pasar Lampung Utara (Lampura) mulai merelokasi para pedagang buah yang biasa berjualan di Sub-Terminal Kotabumi, di Jalan Ahmad Yani Kotabumi, Senin (27/7) sekitar pukul 07:00 WIB.

“Hari ini, seluruh para pedagang buah yang biasa berjualan di jalan sekitar stasiun kereta api Kotabumi sudah kami relokasi ke kios di samping Ramayana, Kotabumi,” tutur Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Lampura, Syahrudin Putra, Senin (27/7).

Menurut Syahrudin, relokasi para pedagang buah yang berjumlah sekitar 34 pedagang tersebut berjalan lancar dan tak mengalami kendala berarti. Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran para pedagang buah itu terbilang cukup tinggi. “Bahkan, relokasi hari ini pun hasil kesepakatan kawan – kawan pedagang yang meminta proses relokasi dilakukan usai lebaran. Seluruh kios yang sudah disediakan itu gratis bagi mereka,” katanya.

Masih menurut mantan aktivis mahasiswa Bandar Lampung itu, relokasi para pedagang buah itu ke tempat baru tersebut bertujuan untuk mengurangi intensitas kemacetan di jalan dimaksud karena banyak angkutan umum yang mangkal di pinggir jalan akibat sub terminal itu telah dihuni para pedagang buah.

“Pemkab ingin mengembalikan fungsi subterminal agar tak ada lagi kemacetan yang tak jarang menimbulkan kecelakaan lantaran banyak angkutan umum yang mangkal di luar terminal,” urai dia.

Di samping itu, kata bapak dua anak itu, relokasi ini juga bertujuan untuk menjaga keindahan wajah Kotabumi sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Lampura supaya jauh dari kesan semrawut.

“Tujuan relokasi ini selain untuk ketertiban, tapi juga untuk menjaga keindahan kota, dan mengurangi sumber kemacetan, serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan,” papar dia.‎

Sementara, Munsir, salah seorang pedagang buah mengatakan baik ia dan rekannya menyambut baik kios baru yang disediakan oleh Pemkab lantaran luas kios yang disediakan tak jauh berbeda dengan kios – kios yang lama. Terlebih, kios -kios baru ini telah dialiri listrik sehingga para pedagang tak pusing lagi mengenai penerangan.

“Tadinya, saya dan rekan – rekan mau patungan (sumbangan) untuk masang listrik. Eh, ternyata kiosnya sudah ada listriknya,” katanya.

Kendati senang dengan kios baru tersebut, ia mengaku masih bingung apakah kios – kios yang akan ditempati itu akan selamanya disediakan gratis atau hanya gratis pada tahun pertama menempatinya.

“Katanya sih gratis tapi gratisnya apa hanya tahun pertama saja atau selamanya, kami juga belum tahu. Tapi, semoga gratis selamanya ya karena kami ini kan pedagang kecil,” kata pedagang buah semangka yang telah berjualan selama hampir sekitar 30 tahun ini.

Loading...