Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Para Petani di Sidoharjo Lamsel Waswas Serangan Belalang Kembara

Para Petani di Sidoharjo Lamsel Waswas Serangan Belalang Kembara

1924
BERBAGI
Plt Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan, Bibit Purwanto (tengah bertopi) saat mengecek lokasi lahan pertanian di Desa Sidoharjo, Kecataman Way Panji, Lampung Selatan yang menjadi tempat didatangi ribuan belalang kembara, Sabtu (29/2/2020) siang
Plt Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan, Bibit Purwanto (tengah bertopi) saat mengecek lokasi lahan pertanian di Desa Sidoharjo, Kecataman Way Panji, Lampung Selatan yang menjadi tempat didatangi ribuan belalang kembara, Sabtu (29/2/2020) siang

Zainal Asikin | Teraslampung.com

WAY PANJI–Sejak dua hari terakhir ribuan belalang kembara (locusta migratoria)  menyerbu Desa Sidoharjo, Kecataman Way Panji, Lampung Selatan. Kehadiran hama bagi tanaman padi dan jagung itu membuat para petani waswas.

“Sejak kemarin saya lihat ribuan belalang kembara datang. Saya sangat khawatir jumlahnya akan makin banyak dan menyerang tanaman padi dan jagung. Belalang tersebut bisa makan daun bahkan hingga ke batang,” kata Siswoyo, warga Sidoharjo, kepada teraslampung.com, Sabtu (29/2/2020).

Siswoyo mengaku ia khawatir karena musim tanam jagung tahun lalu padinya ludes diserang belalang kembara.

“Saya trauma mas, karena pada saat musim tanam kemarin petani banyak yang gagal panen. Bahkan sampai dua kali tanam akibat serangan hama ulat,” kata dia.

Menurut Siswoyo, tanaman jagung di desanya kini sudah mulai banyak yang berbuah (mengisi). Tanaman padi pun sudah mulai meninggi.

“Jika belalang datang dan menyerang tanaman, sudah dipastikan tanaman jagung maupun padi akan rusak. Kami berharap, Dinas pertanian Lampung Selatan cepat turun dam mengecek langsung supaya bisa cepat ditangani agar tanaman jagung dan padi tidak rusak dimakan hama belalang tersebut,” katanya.

Sementara itu, Humas KTNA Lampung Selatan, A. Widodo, berharap para petani untuk tetap mewaspadai dengan adanya gerombolan hewan belalang yang datang dengan jumlah mencapai ribuan tersebut.

“Gerombolan belalang yang datang itu, namanya belalang kembara. Hama belalang ini, datangnya memang bergerombol dan biasanya tidak sekaligus banyak. Dikhawatirkan mewabah dan menyerang tanaman jagung dan padi, tapi mudah-mudahan hanya sekedar lewat saja,”singkatnya.

Menyikapi keluhan petani tersebut, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan langsung meninjau lahan pertanian di Desa Sidoharjo.

Plt Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Lampung Selatan, Bibit Purwanto saat ditemui di lokasi lahan pertanian tersebut mengatakan pihaknya akan segera melakukan penanganan serentak yang akan dilaksanakan pada Senin pagi (2/3/2020).

“Begitu menerima laporan dari petani, kami langsung turun cek ke lokasi. Upaya kami, secepatnya akan dilakukan penanganan serentak membasmi hama belalang tersebut bersama para petani,” kata dia.

Menurut Purwanto, datangnya ribuan belalang tersebut masih berada di wilayah Desa sidoharjo, Kecamatan Way Panji dan belum sampai meluas ke areal pertanian wilayah Lampung Selatan lainnya.

“Harapannya dan semoga saja hama belalang kembara ditanaman padi dan jagung ini dapat teratasi dan tidak meluas,”jelasnya.

Sementara Camat Way Panji, Isro Abdi, mengatakan untuk membantu pananggulangan hama belalang di wilayahnya agar tidak meluas, pihaknya telah berupaya berkordinasi dengan Pemkab Lampung Selatan melalui intsansi-instansi terkait.

“Alhamdulillah, sudah dapat respons dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan. Untuk menanggulanginya, renacanya Senin besok akan dilaksanakan gropokan bersama orang dinas dan juga masyarakat petani,” katanya.

Loading...