Beranda News Wisata Para Wisatawan Polandia Ini Terpesona Keindahan Lampung

Para Wisatawan Polandia Ini Terpesona Keindahan Lampung

1640
BERBAGI
Kamil Zaidel
Kamil Zaidel

TERASLAMPUNG.COM — Keindahan alam Lampung memikat para wisatawan asal Polandia untuk bertualang ke Lampung. Kamil Zaidel (26), misalnya, mengaku datang ke Lampung setelah mencari informasi tentang Asia, kemudian ia menemukan nama Indonesia. Setelah mencari banyak informasi, ia dan kawan-kawannya memutuskan untuk datang ke Lampung.

“Asia Tenggara memiliki destinasi unik. Untuk itu kami berkunjung ke Indonesia khususnya ke Provinsi Lampung. Provinsi keempat yang kami kunjungi. Lampung bukan hanya indah tapi juga memiliki keunikan,” ungkap Kamil, saat bertemu dengan
Kepala Biro o Administrasi Pimpinan Pemprov Lampung, Yudi Hermanto, Jumat (10/1/2020).

Kamil mengaku selama empat hari di Lampung, bersama kedua temannya Anna Długosz (26) dan Maciej Jastrzębski (27) mereka mengeksplorasi dan menjelajahi berbagai destinasi wisata.

‘”Kami ke  Danau Ranau, hutan Taman Nasional Bukit Barisan, Krui, dan kawasan hutan daerah Kabupaten Pesisir Barat,” ungkapnya.

Selain keindahan alam, Kamil mengaku ia dan kawan-kawannya juga tertarik untuk mengamati interaksi dan perilaku ekonomi dari masyarakat Lampung.

“Kami juga tertarik dengan kegiatan ekonomi masyarakat, misalnya para perajin ikan asin di  sentra ikan asin di Pulau Pasaran Bandarlampung dan TPI Lempasing,” katanya.

Mereka juga mengunjungi perkampungan industri rumahan pembuatan tapis di Gedongtatan Kabupaten Pesawaran.

“Kami berbincang dengan para perajin tapis untuk mendapatkan banyak informasi tentang warisan tradisi ini. Sangat menarik. Ini nanti akan menjadi cerita utuh tentang the real beauty of Indonesia,” katanya.

Maciej Jastrzębski, kawan Kamil, mengatakan Indonesia bukanlah hanya Bali. Sebab itu, ia dan kawan-kawannya juga fokus mengunjungi tempat-tempat wisata menarik lainnya di Indonesia, termasuk Lampung.

“Karena Indonesia bukan hanya tentang Bali. Indonesia adalah masyarakatnya yang terbuka, ramah dengan orang asing, saling membantu, bertoleransi dan membantu tanpa pamrih,” ungkap Maciej Jastrzębski.

Loading...