Beranda News Pelayanan Publik Parkir Semrawut di Kantor Imigrasi Bandarlampung Bikin Warga Sekitar Susah

Parkir Semrawut di Kantor Imigrasi Bandarlampung Bikin Warga Sekitar Susah

241
BERBAGI
Tamu Kantor Imigrasi Bandarlampung memarkir mobil di sisi Gang Hamiah, Senin (11/1). Foto: Istimewa

Teraslampung,com — Pemerintah dan pejabat lembaga pemerintah maupun swasta boleh saja hebat membangun gedung. Namun, kerap terjadi fasilitas parkir kendaraan kerap terabaikan.

Tak jarang kantor atau bangunan yang megah tidak dilengkapi dengan fasilitas memadai. Alhasil, warga sekitar dan publik luas dirugikan.

Selain rumah sakit  dan beberapa sekolah favorit, lembaga di Bandarlampung yang fasilitas parkirnya sangat buruk adalah Kantor Imigrasi Kelas I Bandarlampung di Jl. Hj. Haniah No. 3 Cut Meutia Bandar Lampung.

Setiap hari kerja, mobil pengunjung kantor itu tidak hanya diparkir di halaman kantor, tetapi ‘meluber hingga sisi kanan-kiri jalan yang berada di depan kantor tersebut.

Bagus Avip Pribadi, warga yang rumahnya tak jauh dari kantor tersebut sudah lama mengeluh soal para tamu Kantor Imigrasi yang kerap merampas badan jalan.

“Karena kiri dan kanan jalan ada mobil tamu kantor Imigrasi yang diparkir, kami jadi susah jalan. Ini sudah terjadi bertahun-tahun,” kata Avip.

Menurut Avip, para tamu Kantor Imigrasi Kelas I Bandarlampung tidak hanya makan badan jalan, tetapi juga merampas halaman rumah warga dan menyebabkan ketidaknyamaan.

“Bayangkangkan saja, tam-tamu itu parkir di halaman milik warga dan di depan garasi warga. “Seharusnya, sejenis kantor pelayanan seperti ini, memiliki halaman yang cukup luas untuk menampung parkir kendaraan yang jumlahnya lebih dari 50 kendaraan roda empat setiap harinya,” ujarnya, melalui media sosial Facebook.
Avip menyayangkan para pejabat yang punya ide dan menyetujui pembangunan Kantor Imigrasi berada di dalam gang dan berbaur dengan rumah warga.
Menurut Avip, tidak selayaknya sebuah kantor mentereng yang mengurusi keperluan orang yang bepergian ke luar negeri berada di dalam gang dan membikin susah warga sekitar.”Gang itu memang sebuah gang di dalam perkampungan, bukan jalan besar untuk lalu lintas umum. Namun, tiba-tiba gang itu berubah menjadi jalan, sehingga kini jadilah Jalan Hadiah. Lokasinya berada di sebelah kanan Kantor Kementerian Agama Lampung,” katanya.
“Kalau Kanwil Agama Provinsi Lampung, yang berlokasi berdekatan dengan Kantor Imigrasi punya acara, gang yang tiap hari harus kami lalui makin semrawut. Padahal, Kanwil agama sering banget bikin acara,” imbuhnya.
Avip mengaku, keluhan sudah sering disampaikan warga kepada pihak Kantor Imigrasi maupun Kantor Kanwill Agama. Namun, hingga saat ini tanggapannya masih nihil.
Selain Kantor Imigrasi, lembaga yang tidak memiliki tempat parkir memadai sehingga merampas badan jalan adalah SMA Negeri 2 Bandarlampung.
Dewira/Mas Alina Arifin
Loading...