Beranda Politik Partai Golkar Capreskan Jokowi pada Pilpres 2019

Partai Golkar Capreskan Jokowi pada Pilpres 2019

36
BERBAGI
Jokowi dalam acara Munas Partai Golkar, di Istora Senayan, Kamis malam, 28 Juli 2016 (Foto: suara.com)

TERASLAMPUNG.COM  — Partai Golkar secara resmi mendeklarasikan dukungan pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Presiden RI pada Pemilu Presiden 2019. Deklarasi dukungan dibacakan Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai pada penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar 2016, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis malam (28/7/2016).

“Dengan rahmat Allah SWT, Partai Golkar menyatakan mendukung dan mencalonkan Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019,” ujar Yorrys.

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, keputusan mendukung pencalonan Jokowi  diambil secara bulat setelah mendengarkan aspirasi ketua-ketua DPD dan masukan dewan pembina pada Rapimnas 2016.

Alasannya, antara lain, Jokowi dianggap memiliki kebijakan yang sejalan dengan visi kesejahteraan tahun 2045 Partai Golkar. Yakni menjadikan pembangunan ekonomi, terutama infrastruktur, menjadi prioritas kebijakan.

Kedua, Partai Golkar menilai pencapaian pembangunan yang ditunjukkan pemerintahan Jokowi selama dua tahun terakhir cukup berhasil. Ketiga, popularitas Jokowi terus terjaga (konsisten).

“Setelah memperhatikan dengan sungguh-sungguh kepemimpinan Jokowi, prestasi pemerintah dan demi kesinambungan pembangunan nasional,” kata Novanto.

Dalam peta politik Indonesia dukungan Golkar kepada Jokowi yang mendahului partai-partai lain pendukung Jokowi pada Pilpres 2014 termasuk ‘spektakuler’. Sebab, sebelumnya Golkar satu kubu dengan Koalisi Merah Putih (KM) pendukung Capres Prabowo Subianto. Dukungan Golkar tersebut juga mendahului dukungan dari partai-partai lain, semisal PDIP, NasDem, dan Hanura. “Hebatnya” lagi, deklarasi dukungan itu dilakukan di depan Ketua DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, politikus yang mengklaim Jokowi sebagai “petugas PDIP”.

Dalam acara penutupan Rapimnas I Partai Golkar, di antaranya dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sesepuh Golkar B. J. Habibie, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Menteri Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.