Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Agung-Paryadi Dilantik Jadi Bupati Lampung Utara pada 25 Maret

Agung-Paryadi Dilantik Jadi Bupati Lampung Utara pada 25 Maret

71
BERBAGI
Ilustrasi

Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.Com

Kotabumi—Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara terpilih Agung Ilmu Mangku Negara dan Paryadi dijadwalkan dilantik pada 25 Maret 2014. DPRD setempat memastikan pada 25 Maret 2014, setelah mengantongi surat rekomendasi dari Gubernur Lampung Sjachroedin ZP.

Meskipun sampai kini Wakil Bupati terpilih Paryadi masih menjalani kesembuhan setelah sempat diopname karena sakit di Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung, kabar baik itu disambut gembira masyarakat Lampung Utara.

“Pak Paryadi sudah tidak lagi di ruang ICU, hanya masih dalam perawatan di rumah sakit,” kata Irwan, warga Kotabumi.

Dia berharap, pada saat pelantikan, yakni 25 Maret 2014, Paryadi sudah bugar dan dapat mengikuti prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara periode 2014-2019.

Sementara, surat rekomendasi pelantikan dari Gubernur Lampung yang diterima DPRD Kabupaten Lampung Utara perihal pelantikan berdasarkan No.130/049/02/2014 tentang Pelantikan Bupati Lampung Utara masa bakti 2014-2019 .

Sekretaris DPRD Syahrizal Adhar menjelaksan, dengan diterimanya surat tersebut maka dipastikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Agung Ilmu Mangkunegara dan Paryadi, dilaksanakan pada 25 Maret 2014.

Untuk diketahui, jabatan Bupati Zainal Abidin selesai 25 Maret 2014. Saat ini DPRD Kabupaten Lampung Utara sedang mempersiapkan langkah untuk pelantikan pasangan Agung-Paryadi. Syahrizal mengatakan, pihaknya tengah mengagendakan rapat pimpinan.

“Setelah itu rapat persiapan untuk menyusun acara pelantikan,” kata Syahrizal.

Salah seorang pendukung Zainal Abidin dan Anshory Djausal mengaku siap kalah, dan akan mendukung pasangan Agung-Paryadi sebagai bupati dan wakil bupati Lampung Utara 2014-2019.

“Saya realistis saja, dalam politik tak lawan yang abadi dan tak ada kawan yang abadi pula. Kenyataannya, Agung dan Paryadi memang menang. Saya mesti menerima,” kata Ajo Ijal.