Pasca-Robohnya SD Negeri 3 Cahaya Negeri, Kepala BPKA Dimintai Keterangan Kejari

  • Bagikan
Feaby/Teraslampung.com
Ilustrasi
Kotabumi–Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Lampung Utara (Lampura), Budi
Utomo,  mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Kotabumi, Selasa (21/4)
sekitar pukul 10:00 WIB. Ia memberikan keterangan kepada penyidik Kejari terkait perkara robohnya SD Negeri 3 Cahaya Negeri,
Kecamatan Abung Barat.
 “Saya hanya dimintai keterangan
terkait SD 3 Cahaya Negeri yang roboh tahun 2011,” kata Budi.

Budi mengatakan, kapasitas dirinya dalam
pemanggilan kali ini adalah sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan Lampura.‎
Oleh karenanya, semua pihak termasuk dirinya dimintai keterangan dalam perkara
tersebut. 
“Saya dulu kan mantan Kepala Dinas Pendidikan. Makanya saya
diminta keterangan,” imbuhnya sembari berlalu menuju mobil dinas miliknya
yang bernomor Polisi BE 26 J.
Kepala Seksi Intelejen Kejari Kotabumi, I Mades Agus P. Adnyana enggan berkomentar banyak ihwal pemeriksaan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Lampura, Budi Utomo yang dilakukan pihak Kejaksaan, Selasa (21/4) sekitar pukul 10:00 WIB.
Kendati demikian, ‎ia membenarkan bahwa yang bersangkutan diperiksa dalam perkara robohnya SD Negeri 3 Cahaya Negeri, Kecamatan Abung Barat. Ia menyarankan untuk menanyakan langsung perkara ini ke Seksi Pidana Khusus Kejari Kotabumi. Sebab, perkara ini telah ditangani oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kotabumi. 
“Ya (dimintai keterangan). Soal SD Negeri 3 Cahaya Negeri. Langsung saja ke Pidsus,” kata dia.
  • Bagikan