Beranda News Pelayanan Publik Pasca-Tsunami, PLN Percepat Atasi Masalah Listrik di Lampung Selatan

Pasca-Tsunami, PLN Percepat Atasi Masalah Listrik di Lampung Selatan

384
BERBAGI
Para petugas PLN pembenahan jaringan listrik pasca tsunani Selat Sunda di wilayah Lampung Selatan.
Para petugas PLN pembenahan jaringan listrik pasca tsunani Selat Sunda di wilayah Lampung Selatan.

TERASLAMPUNG.COM — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung menyalurkan bantuan teknis maupun nonteknis kepada masyarakat pasca bencana yang menimpa Lampung Selatan 22 Desember 2018 lalu.

Untuk memulihkan pasokan listrik di wilayah yang terdampak tsunami, PLN mengirimkan Tim Reaksi Cepat PLN yang terdiri dari 40 orang bidang pelayanan teknik dan 15 ( orang pegawai PLN untuk melakukan pemulihan kondisi kelistrikan di Lampung Selatan.

Untuk mendukung tugas mereka, PLN mengerahkan tujuh mobil pelayanan teknik dan alat berat (crane) turut dikerahkan untuk mempermudah pengangkatan tiang serta jaringan PLN.

Direktur Regional Sumatera PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto, turut melakukan peninjauan langsung ke Kalianda, Lampung Selatan pada Selasa, tanggal 25 Desember 2018.

Melalui kunjungan ke PLTU Tarahan dan lokasi bencana alam, Kalianda, Wiluyo memastikan sistem kelistrikan Lampung Selatan dapat dengan cepat pulih kembali dengan memberikan semangat dan arahan kepada tim reaksi cepat tanggap.

Sementara itu, kondisi kelistrikan Wilayah Lampung Selatan dan sekitarnya telah mengalami perbaikan, yakni sebanyak 30 Gardu Distribusi telah berhasil dioperasikan kembali dan PLTD di Pulau Isolated (Pulau Sebesi dengan kapasitas 3×100 kW dab Pulau Pahawang dengan kapasitas 150 kW) dalam kondisi aman dan sudah dapat dioperasikan.

Saat ini (26/12), progress penormalan kelistrikan di Wilayah Lampung Selatan yang terkena dampak bencana telah mencapai 100%, yakni dengan penambahan pengoperasian 2 (dua) gardu distribusi dan 3 (tiga) jaringan tegangan rendah, penanaman tiang, serta penyalaan lokasi prioritas posko pengungisan dan penerangan jalanan umum di sekitar lokasi terdampak tsunami.

Bantuan non teknis diberikan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) dan seluruh Unit Pelaksana PLN Unit Induk Distribusi Lampung. Bantuan tersebut berupa beasiswa lanjut pendidikan sampai SMA kepada dua anak yatim piatu yang menjadi korban bencana tersebut, paket sembako, makanan instant, pakaian layak pakai, obat-obatan, peralatan masak, peralatan mandi, dan peralatan ibadah.

Dapur Umum YBM PLN UID Lampung akan didirikan di lokasi tersebut dan akan diresmikan besok (27/12). Tim Relawan Pegawai PLN pun turun langsung dengan melakukan peninjauan lokasi di Posko Kementerian Sosial dan melihat Pengaturan Jadwal Logistik.

Bersamaan dengan itu, PLN UP3 Kotabumi juga turut memberikan bantuan kepada korban bencana berupa makanan bayi, pembalut wanita, tikar, tissue, dan pakaian layak pakai.

Rl

Loading...