Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Pascakebakaran, Kapolri Kunjungi Mapolres Lampung Selatan

Pascakebakaran, Kapolri Kunjungi Mapolres Lampung Selatan

144
BERBAGI
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian disambut Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama beberapa pejabat utama (PJU) Mabes Polri kunjungi Mapolres Lampung Selatan, Senin (6/5/2019). Kunjungan Kapolri tersebut, untuk melihat langsung kondisi Mapolres Lampung Selatan pasca ludes terbakar pada Kamis (6/5/2019) siang lalu.

Dalam kunjungannya itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo bersama Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto. Lalu Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto dan Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan serta para PJU Polda Lampung.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan melaporkan kepada Kapolri,  bangunan Mapolres tersebut berdiri pada tahun 1982, saat  Kapolres Lampung Selatan dijabat Letkot Sjachroedin ZP.

Saat peristiwa kebakaran melanda Mapolres Lampung Selatan,Jumat lalu,  Kapolres mengaku ia sedang menghadiri rapat sosialisasi dari Tipiter Mabes Polri mengenai penggunaan anjing pelacak. Setelah sesi Tanya jawab, ia mohon izin kembali ke ruang kerjanya karena ada dokumen yang harus ia tandatangani.

“Tidak lama setelah saya kembali lagi ke ruangan rapat, Sespri melaporkan adanya kejadian kebakaran dan dia meminta saya untuk segera keluar dari ruangan,”kata Syarhan.

Dikatakannya, api pertama kali terlihat, yakni di ruangan bagian perencanaan dan kobakaran api itu terus membesar. Dugaannya, percikan api berasal dari hubungan arus pendek listrik (Korsleting). Ia bersama anggotanya berusaha memadamkan api, dan mencegah agar tidak merambat ke lainya. Tapi api terus membesar dan menjalar ke ruangan lainnya, karena pada saat kejadian angin bertiup cukup kencang.

“Saat kejadian itu, Bapak Kapolda memerintahkan untuk segera mengevakuasi tahanan dan seluruh personel Polres. Beruntung 49 tahanan dan 4 yang sedang dalam pemeriksaan di Satresnarkoba dapat dievakuasi semua dengan selamat ke Lapas Kalianda,”ungkapnya.

Mantan Kapolres Pesawaran ini juga melaporkan sejumlah barang bukti yang habis dilalap sijago merah. Diantaranya adalah barang bukti narkoba seberat 38 Kg sabu-sabu, 200 butir pil ekstasi dan 210 Kg ganja kering. Selain itu juga, ada dua unit kendaraan yang terbakar. Selain barang bukti narkoba, ada barang bukti hasil sitaan Reskrim yang terbakar seperti 22 unit kendaraan roda dua, sisik trenggiling, gigi gajah dan lainnya.

“Barang bukti yang terbakar antara lain 20 Kg sabu-sabu, 20 ribu butir pil ekstasi dan 20 ribu butir pil Happy Five hasil tangkapan beberapa waktu lalu selamat, karena barang bukti tersebut tersimpan didalam brankas besi,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kebakaran gedung Mapolres Lampung Selatan yang terjadi belum lama ini, merupakan sebuah musibah dan disinyalir akibat korsleting listrik.

“Kebakaran ini merupakan musibah bagi kami (Polri),”ungkapnya.

Kapolri juga menyerahkan bantuan berupa dana sebesar Rp 5 miliar, perlengkapan senjata api, amunisi, alat komunikasi, kamera, laptop dan barang lainnya.

“Bantuan berupa uang, diperuntukkan untuk pembangunan Mapolres yang baru,”ujarnya.

Dalam kunjungannya, Kapolri juga mengajak salah seorang konglomerat dan filantropis Sri Tahir yang dikenal juga sebagai pemilik Mayapada Group.

“Kalau lahannya ada, kami siap bangun kebetulan saya bawa donaturnya langsung dan kebetulan juga kerabat saya, dia yang akan membangun Mapolres yang baru,”kata Tito.

Sementara Sri Tahir saat dimintai keterangan mengatakan, pembangunan Mapolres Lampung Selatan yang baru, sepenuhnya akan ditanggung oleh dirinya. Pembangunan Mapolres baru, diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp 15-20 miliar.

“Anggarannya ya Rp 15 sampai 20 miliar, kita usahakan satu tahun selesai pembangunannya. Setelah lebaran ini rencananya kita mulai kerjakan,”kata Tahir kepada awak media.

Menurutnya, tidak hanya disini (Lamsel) saja dirinya hadir, bahwa setiap adanya musibah seperti ini dirinya selalu hadir.

Diketahui, Mapolres Lampung Selatan saat ini berkantor sementara di Wisma Atlet dan GOR Way Handak, Kalianda. Selain itu juga, Polres Lampung Selatan mendapatkan hibah lahan dari Pemkab Lampung Selatan untuk membangun Mapolres baru di tanah seluas 1,9 hektar bekas terminal Dishub Pemkab Lamsel di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Way Urang, Kalianda.

Loading...