Beranda News Lampung Pascalongsor, Jalinbar Sedayu – Krui Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Pascalongsor, Jalinbar Sedayu – Krui Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

285
BERBAGI
Para petugas bersama warga membersihkan Jalinbar di ruas Waykerap - Tanjakan/Simpang Sedayu, Kabupaten Tanggamus, Jumat siang (10/1/2020). Foto: Polres Tanggamus

TERASLAMPUNG.COM — Material longsor berupa tanah berlumpur, batu, dan kayu yang memenuhi jalan di Pekon Waykerap – Simpang Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus pada Jumat sore (10/1/2020) sudah dibersihkan petugas gabungan dari BPBD, Dinas Perhungan, taruna tanggap bencana (Tagana) aparat TNI, petugas kepolisian dan warga.

BACA: Banjir-Longsor di Waykerap-Sedayu, Jalinbar Tanggamus – Pesisir Barat Putus Total

Kendaraan dari arah Bandarlampung-Kotaagung-Sedayu-Krui pun sudah bisa melintas. Namun, para pengendara masih harus berhati-hati mengingat jalan sangat licin.

Selain membersihkan jalan, para petugas juga membereskan ranting-ranting kayu, sampah, dan beberapa tiang listrik yang roboh akibat banjir besar pada Kamis malam (9/1/2020).

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Yuniarta, SH mengungkapkan, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas, dikarenakan saat ini terpantau ada 15 titik longsor yang diakibatkan hujan deras sejak kemarin yang mengguyur di kecamatan Semaka ini.

“Arus lalu lintas yang dari arah Lampung Barat maupun dari arah Bandar Lampung melewati jalan lintas barat ini mengalami hambatan,” kata AKP Yuniarta.

Safril mengatakan, kendaraan berukuran kecil dan sedang  dari arah Pesisir Barat atau Lampung Barat diarahkan dari simpang Sedayu menuju Pekon Bangunrejo.

BACA: Hujan Deras di Tanggamus: Sedayu Longsor, Waykerap Banjir Bandang

“Nantinya akan tembus ke Jalan di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Sedangkan untuk kendaraan besar sementara sebagian masih harus diparkir di sejumlah lokasi parkir di Lampung Barat maupun di Kotaagung,” katanya.

Sementara itu, salah seorang sopir bus besar dari Bengkulu menuju Jakarta bernama Safril yang berhasil melalui titik longsor mengungkapkan ia sejak tadi malam menunggu terbukanya jalan.

“Sejam tadi malam pukul 21.00 WIB saya terjebak  macet hingga 1 kilometer.Arus kendaraan tidak bisa bergerak karena longsoran memenuhi badan jalan di bawah tanjakan Sedayu (Pekon Waykerap),” katanya.

Safril mengaku Jalinbar merupakan jalan andalan para sopir bus dan truk dari Pulau Jawa menuju wilayah Kabupaten Pesisir Barat dan Provinsi Bengkulu.

“Kami ingin agar masalah longsor dan banjir bisa segera bisa diatasi sehingga kami tidak terkatung-katung di jalan. Pemerintah harus bertindak cepat. Ini jalan yang lumayan ramai, apalagi banyak wisatawan yang mau ke Pesisir Barat dan Bengkulu lewat jalan ini,” kata Safril.

 

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaIndonesia dan Jepang Sepakat Perkuat Kerja Sama di Natuna
Artikel berikutnyaPolresta Bandarlampung Tanam Pohon di Lapangan Pinggir Kalpataru dan Tepi Pantai
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya