Pascapilpres, Gerakan Relawan Bisa Bermanfaat untuk Kawal Program Presiden Joko Widodo

  • Bagikan

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com– Lembaga Penelitian Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) mengadakan riset tentang fenomena gerakan relawan Jokowi semasa pemilu presiden (pilpres) lalu.  Riset dilakukan di 5 kota, yakni Jakarta, Bandar Lampung, Makasar, Bali, dan Solo, sepanjang bulan Oktober 2014.

Koordinator penelitian LP3ES, Iman Masfardi mengatakan, penelitian ditujukan untuk mengetahui aspirasi mendasar sehingga relawan secara sukarela mendukung Jokowi.  Ini disampaikannya saat jumpa pers di sekretariat Seknas Jokowi Lampung beberapa waktu lalu.

div class="__mango" data-placement="5690">

Selain itu, riset juga ditujukan untuk mengetahui model gerakan relawan yang dilakukan semasa pilpres.  Iman menambahkan, melalui riset hendak diekplorasi peluang gerakan relawan terhadap perkembangan demokratisasi ke depan.

Sementara itu, peneliti LP3ES wilayah Lampung, Mariah, mengatakan hasil riset di Lampung menunjukkan kesukarelawanan  pendukung Jokowi didasari keinginan adanya presiden yang merakyat.

“Relawan berharap Indonesia dipimpin figur yang merakyat, bersih, bebas dari unsur Orde Baru dan tidak terlibat pelanggaran HAM.  Kriteria tersebut terdapat pada diri Jokowi,” kata Maria..

Maria menambahkan, organisasi relawan di Lampung umumnya diinisiasi kalangan di luar parpol. Namun dalam perkembangannya, pengurus parpol pendukung Jokowi juga membentuk organisasi relawan.

Maria melanjutkan, organisasi relawan di Lampung memiliki keterkaitan dengan jaringan nasional di Jakarta.  Sebagian organisasi relawan berkecenderungan melanjutkan gerakannya meski Jokowi sudah dilantik sebagai presiden.

Menanggapi hasil riset LP3ES, Ketua Seknas Jokowi Lampung, Dedy Mawardi mengatakan, peluang organisasi relawan pasca pilpres adalah untuk mengawal program Presiden Joko Widodo. Menurut Dedy,  organ relawan juga bisa berkembang untuk menyikapi isu-isu demokrasi di luar konteks presiden.

Sementara itu, akademikus  FISIP Unila, Budi Kurniawan,  berharap, organisasi relawan dapat berlanjut gerakannya meski Jokowi sudah dilantik.

“Relawan dapat berperan untuk mendukung maupun mengkritik program pemerintahan Jokowi.Gerakan relawan semasa pilpres menjadi sebuah model baru gerakan demokratisasi, yang memiliki keterkaitan dengan media serta media sosial,” kata dia.

Mashuri Abdullah

  • Bagikan