Pasien Covid-19 di Lampura Tambah 34, 21 Orang Warga Kembanggading

  • Bagikan
Ilustrasi virus Corona/Foto: Pixabay

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Klaim keberhasilan Bupati Lampung Utara dalam mengendalikan Covid-19 perlahan terpatahkan. Buktinya, Lampung Utara kembali menempati posisi teratas dalam jumlah warga yang terpapar virus Corona 2019 di Lampung dengan 21 kasus, Senin (21/6/2021).

Berdasarkan akun Facebook Bappeda Lampung pada Senin (21/6/2021), hanya Kabupaten Lampung Selatan dan Bandarlampung saja yang jumlahnya kasusnya mendekati Lampung Utara. Di kedua daerah itu, jumlah kasusnya masing – masing 18 dan 17.

‎”Ada 21 kasus positif yang ditemukan hari ini berdasarkan hasil tes swab yang diterima,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli, Senin (21/6/2021).

Selain terdapat penambahan jumlah kasus positif, jumlah pasien positif yang meninggal dunia juga bertambah satu orang di Lampung Utara. Dengan demikian, total pasien yang meninggal akibat Covid-19 berubah menjadi 68 orang.

Pasien yang meninggal dunia itu berinisial Wa. Ia meninggal dunia pada Minggu (20/6/2021). Sebelum meninggal dunia, ia sempat menjalani perawatan di RS Handayani.

“Ia berasal dari Desa Bumirestu, Abung Surakarta,” jelasnya.

Untuk ke-21 pasien lainnya, mereka adalah PF, Ka, dan Nu dari‎ Kelurahan Sribasuki. Kemudian, Ji dan Wa dari Desa Kembanggading, Gu dari Desa Bangunjaya, TH dari Kelurahan Rejosari.

Lalu, Ya dari Desa Negeriratu, FAP dari Kelurahan Rejosari, ER dan Pu dari Kelurahan Gapura, MRA dari Kelurahan Tanjungharapan, Yu dari Desa Kembanggading, IAT dari Kelurahan Tanjungharapan.

Selanjutnya, PU dari Desa Pekurunudik, Su dari Desa Sawojajar, SMN dari Desa Tatakarya, EM dari Desa Wayisem, Tu dari Desa Pagargading, dan RN dari Desa Candimas.

Dengan penambahan 21 kasus dan satu pasien meninggal dunia ini maka total warga yang terkena dan meninggal akibat Covid-19 bertambah menjadi 1.938, sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah menjadi 68 orang.

“Sisanya masih menjalani proses isolasi mandiri dan perawatan,” kata dia.

  • Bagikan