Beranda Virus Corona Pasien Virus Corona di RSU Abdul Moeloek Meninggal, Ini Riwayat Perjalanannya

Pasien Virus Corona di RSU Abdul Moeloek Meninggal, Ini Riwayat Perjalanannya

296
BERBAGI
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, menjelaskan riwayat pasien virus corona nomor 02 yang meninggal di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung, Senin dini hari (30/3/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, menjelaskan riwayat pasien virus corona nomor 02 yang meninggal di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung, Senin dini hari (30/3/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Seorang pasien positif virus corona atau Covid -19 asal Lampung Barat yang dirawat di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung meninggal dunia, Sabtu dini hari (4/4/2020). Dengan demikian, dari 11 pasien virus corona di Lampung, dua orang meninggal.

Pasien virus corona nomor 10 itu berjenis kelamin laki laki,   Lampung Barat. Ia memiliki riwayat perjalanan baru saja pulang dari mengikuti tabligh akbar di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Benar ada yang meninggal, Kali ini pasien asal Lampung Barat, inisial S, laki laki berusia 71 tahun, ia memiliki riwayat baru sajamengikuti tabligh akbar di Gowa, Sulawesi Selatan,” kata Kadiskes Provinsi Lampung Reihana.

Menurut Reihana, pasien yang meninggal hari ini sempat dirawat selama seminggu di RSUAM.

“Pasien laki laki (71) asal Lampung Barat ini adalah pasien dengan riwayat perjalanan dari tabligh akbar Gowa Sulawesi Selatan selama 5 hari. Pada tanggal 27 Maret 2020 pasien inisial S ini pulang ke Lampung dari pengajian di Gowa,” kata Reihana.

Selanjutnya, ia dibawa ke Puskesmas dengan keluhan mual, lemas, dan buang air besar  5 sampai 6 kali sehari.

Pada 28 Maret 2020 pukul 07.00 WIB pasien dirujuk ke RSUAM. Saat itu ondisi pasien sudah tidak stabil.

“Ia mengalami  sesak napas serta memiliki penyakit penyerta penyakit hipertensi dan paru-paru kronis. Pasien sudah diberikan alat bantu dan selalu sesak.Kondisinya sudah menurun .Dokter yang mengisolasinya sudah berusaha keras tapi takdir berkata lain. Pasien lansia ini meninggal dunia pada Sabtu, 4 April 2020, pukul 00.00 WIB di RSUAM,” kata Reihana.

Reihana mengatakan, keluarga pasien nomor 10 sudah (21 orang) sudah di-tracing danm dicek dengan rapid tes.

“Pemakaman akan dilakukan di kampung halamannya di Sekincau, Lampung Barat. Pemprov Lampung mengirimkan tim khusus yang terdiri atas anggota TNI, Polri, dan Pol PP untuk memakamkan,” kata Reihana.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 4 April 2020 Pukul 10.00 WIB, pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari kemarin 1341 menjadi 1402 atau naik 61 orang.

Dengan perincian: dalam proses pemantauan 1098 menjadi 1099 dan selesai pemantauan 14 dari 243 orang menjadi 303 orang.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik satu dari kemarin 35 menjadi 36. Perinciannya: pasien di rumah sakit dari 20 menjadi 14 , pasien diisolasi 4 orang, dan pasien sembuh / negatif bertambah dari 11 menjadi 18.

Sementara itu pasien positif tetap 11. Yang masih dirawat di ruang isolasi daro 8 menjadi 7, pasien sembuh 2 orang, dan pasien meninggal dua orang.

Mas Alina Arifin

Loading...