Beranda Politik PAW Anggota DPRD Lampung Utara dari Partai Golkar Macet

PAW Anggota DPRD Lampung Utara dari Partai Golkar Macet

354
BERBAGI
Bendera lambang Partai Golongan Karya (Golka).r

‎‎Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Ruslan Efendi kepada Saleh Hamdan yang diusulkan Partai Golkar Lampung Utara hingga kini belum dapat dilakukan. Penyebabnya, surat persetujuan dari Gubernur Lampung yang menjadi dasar hukum PAW belum diterima DPRD Lampung Utara meski telah dua bulan lamanya.

“Surat pengajuan PAW dari Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie sudah kami kiri‎mkan kepada pak Gubernur melalui pak Bupati Lampung Utara sejak dua bulan lalu. Sepanjang surat persetujuan dari pak Gubernur belum turun, kami belum dapat menggelar paripurna PAW,” terang Sekretaris DPRD, Syahrizal Adhar, di gedung DPRD, Kamis (8/10).

‎Syahrizal menuturkan, jika surat persetujuan pengusulan calon pergantian antar atas nama Saleh Hamdan itu telah diterima pihaknya, maka pihaknya akan segera menggelar paripurna istimewa paling lambat dalam waktu dua pekan sejak surat itu diterima. “Kalau suratnya sudah kami terima, kami tinggal menyiapkan prosesi pelantikan melalui paripurna istimewa paling lambat dua pekan setelahnya,” kata dia.

Nantinya, kata Syahrizal, prosesi pengambilan sumpah dalam pelantikan Saleh Hamdan tersebut akan dilakukan oleh Kepala Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi yang mengatasnamakan Mahkamah Agung. “Yang mengambil sumpah pak Saleh Hamdan nantinya adalah Kepala ‎PN,” tuturnya.

‎Sebelumnya, lantaran dinilai tak lagi loyal dan melanggar aturan Partai Golkar (PG), DPD II PG Lampung Utara segera memberlakukan kebijakan Pergantian Antar Waktu (PAW) kepada salah satu kadernya yang duduk di kursi legislatif, Ruslan Effendi.

Keseriusan DPD II PG Lampura untuk ‘menarik’ Ruslan yang saat ini menjadi anggota Komisi IV DPRD Lampura tersebut dibuktikan dengan telah dilayangkannya surat yang berisikan permintaan PAW kepada DPRD Lampura pada pekan lalu.

“Benar kita telah mengirimkan surat untuk PAW salah satu kader kami dengan inisial RE. Sekarang tinggal menunggu prosesnya di DPRD hingga pembacaan surat masuk melalui paripurna,” kata Sekretaris DPD II Partai Golkar Lampura, Karzuli Ali.

Sementara, Ruslan Efendi terkesan pasrah terkait rencana pencopotan dirinya sebagai anggota dewan yang diusulkan oleh partainya.

“Biarlah..biar saja,” kata dia.‎