Beranda Politik PAW di PKS: Junaidi Auly Gantikan Abdul Hakim, Murdiansyah Pengganti Prio

PAW di PKS: Junaidi Auly Gantikan Abdul Hakim, Murdiansyah Pengganti Prio

276
BERBAGI
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Lampung, Akhmadi Sumaryanto

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com—Murdiansyah Mulkan dan Ahmad Junaidi Auly dipastikan akan menjadi legislator pengganti antar waktu (PAW) untuk menggantikan posisi dua legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan maju pada Pilkada serentak Desember mendatang.

Murdiansyah Mulkan akan menggantikan posisi Prio Budi Utom sebagai anggota DPRD Lampung. Prio kini sedang bersiap maju di Pilkada Lampung Timur. Sedangkan Ahmad Junaidi Auly menggantikan posisi Abdul Hakim di DPR RI, karena Hakim maju dalam Pilkada Kota Metro.

“Insha Allah akan ada pelantikan pada bulan Oktober in.  Pihak kami sudah ke KPU , surat sudah di Pak Gubernur  untuk diteruskan ke Mendagri . Terkait pengganti Prio Budi Utomo adalah  Murdiansyah Mulkan. Sedangkan Abdul Hakim penggantinya Ahmad Junaidi Auly. SK-nya  sudah ditandatangani presiden Jokowi,” Sekretaris Fraksi PKS Akhmadi Sumaryanto, di ruang kerjanya , Rabu (7/10).

Naiknya dua nama tersebut sesuai dengan surat Pimpinan DPRD Lampung Nomor 160/627/13.01/2015 tanggal 25 Agustus 2015 tentang usulan nama calon anggota pengganti antarwaktu (PAW) masa jabatan 2014-2019. Dalam surat itu, PKS Lampung resmi mengusulkan Murdiansyah Mulkan sebagai pengganti Prio Budi Utomo. Prio maju sebagai calon Wakil Bupati Lampung Timur, mendampingi Erwin Arifin dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Surat Keputusan (SK) PAW Abdul Hakim dipastikan telah diteken oleh Presiden RI Jokowi. Dengan turunnya keputusan tersebut, dipastikan calon berjargon Ahli ini telah memenuhi syarat pencalonan sebagai calon Walikota Metro.

“Saya baru mendapatkan berita dari Kesekjenan DPR RI, bahwa surat PAW saya dari Presiden RI sudah turun. Tinggal  menunggu anggota pengganti dilantik,” kata Abdul Hakim, beberapa waktu lalu.

Abdul Hakim  menerangkan, dengan terbitnya SK PAW tersebut, diperkirakan mulai dari 1 Oktober, ia sudah tidak lagi mengemban tugas dan kewajiban sebagai Anggota DPR RI. “Bulan depan saya tidak lagi sebagai Anggota DPR RI, hanya sebagai warga negara Indonesia yang sekarang sedang ingin mencoba membagi pemikiran dan semoga dapat mewujudkannya sebagai Walikota Metro kedepan,” imbuhnya.

Proses selanjutnya, lanjut dia, setelah menerima SK PAW tersebut pihaknya akan segera menyerahkan SK PAW tersebut kepada KPU Kota Metro.

“Secepatnya, tidak akan kita tunda-tunda, karena SK PAW ini adalah syarat untuk ditetapkan sebagai calon, kita taat peraturan,” tandasnya.

Mas Alina Arifin