Beranda Virus Corona PB IDI Benarkan 3 Dokter Meninggal karena Virus Corona

PB IDI Benarkan 3 Dokter Meninggal karena Virus Corona

267
BERBAGI
Tim medis menangani pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau COVID-19 di ruang isolasi Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020). RSUP Persahabatan tengah menangani 31 pasien dalam pemantauan dan pengawasan dari potensi terpapar virus corona. Foto: merdeka.com
Tim medis menangani pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau COVID-19 di ruang isolasi Gedung Pinere, RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2020). RSUP Persahabatan tengah menangani 31 pasien dalam pemantauan dan pengawasan dari potensi terpapar virus corona. Foto: merdeka.com

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Daeng Mohammad Faqih membenarkan beredarnya informasi 3 orang dokter meninggal akibat tertular virus corona atau COVID-19 dari pasiennya. Dari tiga dokter tersebur, dua di antaranya dirawat di RSUP Persahabatan, seorang lainnya di RSPAD Gatot Soebroto.

“Iya betul,” kata dr. Daeng Mohammad Faqih, dilansir detik.com, Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, Humas RSUP Persahabatan, Eryuni Yanthi, kepada wartawan mengaku belum bisa memberikan informasi lebih lanjut soal informasi tersebut.

“Iya nanti kami bagikan di grup media ya. Nanti saja tunggu penjelasan Ibu Dirut. Nanti kami share ke media,” katanya seperti dikutip Antara.

Dokter yang meninggal dalam perawatan intensif di RSUP Persahabatan dikabarkan mengalami gejala sesak napas. Namun keluarga belum dapat dipastikan apakah penyebab meninggalnya terkait COVID-19.

Selain tiga dokter meninggal, Ketua Umum PB IDI dr. Daeng Mohammad Faqih mengaku mendapapatkan informasi puluhan tenaga medis terpapar Covid-19 .

Menurutnya, kabar itu dikonfirmasi sesama anggota IDI di pelbagai daerah.

“Kami belum mendapat informasi resmi dari pemerintah terkait puluhan tenaga medis terpapar Covid-19. Itu belum tentu dokter tapi petugas kesehatan,” kata dia.

Menurut Daeng, hingga kini PB IDI mendapat informasi tiga dokter dan satu perawat meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Sementara satu dokter meninggal dikabarkan akibat kelelahan.

Meskipun PB IDI mengonfirmasi kabar meninggalnya tiga dokter, tetapi hingga Munggu sore (22/3/2020) belum ada penjelasan resmi dari pemerintah terkait data tersebut.

Ketika menjelaskan perkembangan data hasil penanganan kasus virus corona pada Minggu sore ini, jubir pemerintah Achmad Yurianto hanya menyebutkan perihal meninggalnya seorang dokter di RSUP H. Adam Malik Medan.

Menurut Yurianto, seorang dokter positif Corona meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Selasa, 17 Maret 2020. Sebelumnya, korban berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Setelah meninggal, ia dinyatakan positif corona.

 

Loading...