Beranda Politik Pemilu 2019 PBB Prediksi Banyak Parpol Lama Gagal di Pemilu 2019

PBB Prediksi Banyak Parpol Lama Gagal di Pemilu 2019

273
BERBAGI
Partai Bulan Bintang/ PBB. Dok. Tempo

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang atau PBB Sukmo Harsono optimistis partainya akan berhasil di Pemilu 2019. PBB diyakini lolos ke parlemen dan melampaui ambang batas 4 persen.

“PBB yakin melampui 4 persen, bahkan saya pastikan parpol lama akan banyak yang gagal lolos parliamentary threshold,” ujar Sukmo saat dihubungi Tempo pada Jumat, 20 Juli 2018.

Sukmo mengatakan ini terkait survei oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang menunjukan elektabilitas PBB berada di bawah 1 persen, yakni 0,7 persen.

Keyakinan tersebut, ujar Sukmo, didasari penurunan elektabilitas sejumlah partai lama seperti Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional. “Suara mereka turun dibawah 3 persen. Suara yang turun dari parpol lama adalah suara umat Islam, dan suara itu akan memilih PBB nantinya,” ujar Sukmo.

Untuk itu, lanjut dia, PBB tidak risau dengan hasil survei tersebut. Justru, PBB semakin bersemangat menarik kantong- kantong suara umat Islam menjadi pemilih PBB. “Kami sudah memprediksi di dapil unggulan akan menaikkan suara PBB di pemilu 2019,” ujar dia.

Hasil survei LIPI menunjukkan, sampai saat ini hanya ada enam partai yang bisa lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada pemilu 2019 yang ditetapkan sebesar 4 persen.

“Enam partai yang lolos adalah PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, dan Demokrat,” ujar Peneliti senior LIPI, Syamsuddin Haris di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta pada Kamis, 19 Juli 2018.

Adapun elektabiltas partai-partai tersebut, PDI Perjuangan dengan persentase 24,1 persen, Golkar dengan 10,2 persen, Gerindra dengan 9,1 persen, PKB dengan 6,0 persen, PPP dengan 4,9 persen dan Partai Demokrat dengan 4,4 persen. Sisanya, PKS, PAN, Perindo, NasDem, Hanura, Partai Bulan Bintang, Garuda, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Berkarya, elektabiltasnya berada di bawah 4 persen.

Survei LIPI ini dilakukan pada 19 April-5 Mei 2018. Adapun metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling dengan sampel survei berjumlah 2.100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan margin of error (MoE) sebesar 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

tempo..co