Beranda Hukum Kriminal Pecahkan Kaca Mobil, Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga Milik Dosen IAIN...

Pecahkan Kaca Mobil, Pencuri Gasak Uang dan Barang Berharga Milik Dosen IAIN Raden Intan

239
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com 

Mobil Daihatsu Xenia hitam BE 2224 YE milik Mulyadi (41) seorang Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Radin Intan yang menjadi korban pencurian modus pecah kaca mobil

BANDARLAMPUNG-Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di areal parkir Graha Pena (Kantor Grup Radar Lampung) Kota Sepang, Labuhan Ratu, Bandarlampung, Selasa (16/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Kali ini, pencuri menyasar mobil Daihatsu Xenia hitam BE 2224 YE milik Mulyadi (41) seorang Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Radin Intan.

Warga Perumdam Blok C No. 4 Sukarame, Bandarlampung itu mengaku  datang  ke Kantor Radar Lampung,untuk mengisi program acara Ramadhan 1436 H di stasiun Radar TV. Begitu tiba di Graha Pena,ia memarkir mobilnya di depan gedung sekitar pukul 09.45 WIB. 

Menurutnya, kejadian nahas tersebut diketahui dirinya setelah salah seorang petugas satuan pengamanan (Satpam) kantor Radar Lampung, Sodikin mendatanginya dan memberitahukan kalau kondisi kaca mobil miliknya sudah pecah. Mendapat laporan itu, ia langsung keluar dan mengecek kondisi kendaraan. Ternyata benar, kaca mobil sebelah kiri di bagian depan kondisinya sudah pecah.

“Barang-barang yang diambil sama pencuri, surat-surat penting berkas pekerjaan, Hardisk External, modem, satu buah laptop dan uang tunai Rp 5 juta. Kejadian pencurian itu sangat cepat sekali, ya sekitar ada 20 menit gak lama saya masuk kedalam Kantor Radar Lampung dan saya sedang duduk di Graha Pena,”tuturnya kepada wartawan, Selasa (16/6).

Dikatakannya, padahal ia memarkirkan mobilnya di depan Kantor Radar Lampung. Ia merasa aman dan tidak akan terjadi pencurian, karena di Kantor itu ada petugas atau Satpam yang jaga. Menurut keterangan Sodik dari Satpam tersebut, saat kejadian dia (Satpam) sedang berada di Pos jaga dan tidak mengetahui dan mendengar adanya pelaku pencurian yang sudah memecahkan kaca mobil.

“Saat itu Satpam hanya mendengar suara alarm mobil yang terus berbunyi. Saat dilihat, ternyata bunyi alarm itu dari mobil saya dan kondisi kaca mobilnya sudah pecah. Saya sudah melaporkannya ke Mapolsekta Kedaton,”kata dia.

 Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Jalan Sultan Agung (depan Kantor Radar Lampung), Kota Sepang, Labuhan Ratu, Bandarlampung. Menurut keterangan korban, Mulyadi kejadian pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika korban sedang berkunjung ke Kantor Radar Lampung.

“Ya korban sudah melaporkannya, petugas juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi di lokasi kejadian. Mengenai pelaku, belum dapat kami ketahui berapa orang pelakunya, yang jelas kasus ini masih dilakukan penyelidikan,”ujarnya.

Loading...