Beranda News Covid-19 Pedagang Asal Sidomulyo Meninggal karena Covid-19, Ini Riwayat Perjalanannya

Pedagang Asal Sidomulyo Meninggal karena Covid-19, Ini Riwayat Perjalanannya

532
BERBAGI
Persiapan pemakaman jenazah A, warga Sidomulyo, Lampung Selatan yang meninggal dunia karena Covid-19, Kamis petang (1/10/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Juru Bicara Satgas Covid-19 Lampung, Reihana, mengonfirmasi penambahan tiga pasien Covid-19 yang meninggal dunia, Jumat malam (2/10/2020). Tiga pasien tersebut adalah warga Lampung Selatan, Tulangbawang Barat, dan Pesawaran.

“Yang meninggal adalah pasien nomor 892, laki-laki, 34 tahun, dari Lampung Selatan; pasien 919, laki-laki 61 tahun, dari Tulangbawang Barat; dan pasien nomor 927, laki-laki, 69 tahun, dari Pesawaran,” kata Reihana.

Menurut Reihana, sebelum dinyatakan positif Covid 19 dan meninggal dunia pada Kamis (1/10/2020) pukul 14.00, pasien nomor 892 memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 815.

“Sebelum sakit, ia aktivitas sehar-harinya sebagai pedagang di pasar di Lampung Selatan,” katanya.

Pada 12 September 2020 ia mengalami gejala sakit demam, batuk kering, sesak napas. Pada 27 September 2020 ia masuk RSUD Bob Bazar. Pada 28 dilakukan pemeriksaan swab. Lalu pada 29 September kembali dlakuan swab dengan hasil positif.

“Ia memiliki penyakit asma sejak kecil. Pada 30 September pasien mengeluh sesak napas. Pada 1 Oktober pasen mengeluh sesak napasnya semakin berat. Pada 1 Oktober pukul 14.00 WIB meninggal dunia. Pemulasaraan jenazah dengan standar pemulasaraan jenazah pasien Covid-19,” kata Reihana.

Sementara pasien nomor 919, laki-laki, 61 tahun, warga Tulangbawang Barat yang baru tercatat di Satgas Covid-19 Lampung meninggal dunia pada hari ini, sebenarnya meninggal dunia pada 26 September 2020 lalu.

Ia termasuk  kasus baru. Artinya, tidak memiliki riwayat kontak atau hasil tracing pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Ia dengan komorbit pneumonia dan ckg.

“Ia sempat dirujuk ke rumh sakit swasta. Pada 26 September 2020 pukul 21.00 WIB ia meninggal dunia,” kata Reihana.

Sedangkan warga Pesawaran yang meninggal dunia adalah pasien Covid-19 Lampung yang tercatat sebagai pasien nomor 927, berusia 68 tahun.

Menurut Reihana, pasien nomor 927 termasuk kasus baru. Pada 22 September 2020 ia berobat di sebuah rumah sakit swasta di Kota Metro dengan keluhan sesak napas,  nyeri dada, dan lemas. Ia memiliki komorbit penyakit jantung dan hipertensi.

“Pada 29 dan 30 September 2020 dilakukan pengambilan swab. Pada Senin, 1 Oktober hasil swab diketahui ia positif Covid-19. Senin sore pukul 15.00 kondisinya memburuk. Pada Senin petang pukul 18.00 ia meninggal dunia,” katanya.

 

Loading...