Pejabat Bappeda Lampura tak Bisa Jelaskan Anggaran Musrenbang

  • Bagikan
Redho Tiansya
Redho Tiansya

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Berdalih belum menempati posisinya, Kepala Bidang Perencanaan, Makro Pembangunan Daerah di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Lampung Utara, Redho Tiansya tidak dapat menjelaskan penggunaan anggaran Musrenbang RKPD tahun 2018 silam.

Musrenbang RKPD atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah merupakan kunci utama pembangunan di tahun mendatang di setiap daerah, termasuk di Lampung Utara. Motor penggerak kegiatan ini adalah Bappeda.

Tiap tahunnya, Bappeda Lampung Utara mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk pelaksanaan Musrenbang. ‎Besaran anggaran dapat saja mengalami kenaikan atau penurunan tiap tahunnya.

“Bukan di zaman saya. Jadi, saya enggak paham (ke mana saja anggarannya digunakan)” kata Redho Tiansya belum lama ini.

Meski disebutkan bahwa anggaran Musrenbang RKPD tahun 2018 itu menelan biaya ratusan juta rupiah, Redho juga tetap pada pendiriannya. Kendati demikian, ia meyakini bahwa ratusan juta anggaran itu tidak hanya untuk pelaksanaan Musrenbang RKPD kabupaten melainkan juga untuk Musrenbang kecamatan.

“Musrenbang itu ada dua jenis, yakni Musrenbang RKPD kabupaten dan Musrenbang kecamatan,” jelasnya.

Pelaksanaan Musrenbang RKP baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten juga diatur waktu pelaksanaannya.‎Sesua aturan yang ada, pelaksanaannya dapat dimulai sejak awal tahun hingga bulan Maret.

“Jadi, paling lambat pelaksanaannya di bulan Maret,” kata dia.

  • Bagikan