Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Pejabat Lampung Utara yang Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun Terancam Hukuman 15...

Pejabat Lampung Utara yang Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

691
BERBAGI
Jo, oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan ‎Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Jo (54), oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan yang dilaporkan keluarga Mawar (5), nama samaran, Jumat sore (17/11/2017).

Penetapan status tersangka terhadap Jo usai pihak Polres Lampung Utara melakukan pemeriksaan secara marathon selama hampir 20 jam kepada yang bersangkutan. Tersangka langsung dijebloskan ke dalam penjara tak lama setelah menandatangani berkas.

“Hasil gelar perkara yang kami lakukan, Jo kami tetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan,” papar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal, AKP Syahrial, di Mapolres Lampura.

Syahrial menuturkan, penyematan status tersangka kepada Jo ini didasari oleh berbagai faktor, di antaranya pengakuan korban dan ahli psikologi. Pihak psikolog yang mendampingi korban berkeyakinan bahwa apa yang disampaikan Mawar merupakan sebuah kebenaran dan tak mengada – ada.

“Pengakuan korban, aksi cabul tersangka (diduga) sudah sering dilakukan meski korban tak ingat secara pasti kapan waktunya. Yang jelas, dimulai sejak Jumat – Sabtu, pekan lalu,” kata dia.

Syahrial menjelaskan, pemeriksaan atas Jo terpaksa dilakukan secara marathon karena yang bersangkutan menyangkal tuduhan tersebut dengan alibinya. Alibi tersangka akhirnya terpatahkan oleh keterangan keluarganya sendiri.

‎”Ternyata alibi tersangka dan keluarga sangat bertentangan sekali dengan apa yang telah dia lakukan,” urainya.

Pihak kepolisian akan menjerat tersangka dengan pasal 81 Undang – Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo pasal 76 D UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas dia.

Alih – alih mengakui perbuatannya, tersangka Jo ketika dikonfirmasi malah menuduh pihak yang melaporkannya telah memfitnah dirinya. Ia tetap bersikeras bahwa tak pernah melakukan perbuata tercela itu.

‎”ini tidak benar. Saya difitnah,” dalihnya sembari menuju ruang tahanan dengan pengawalan ketat petugas.

Sebelumnya, ‎Jo dilaporkan oleh keluarga Mawar kepada pihak berwajib dengan tuduhan telah melakukan perbuatan cabul, Rabu (15/11/2017). Laporan korban tertuang dalam laporan dengan nomor : LP / 935 / XI / 2017 / POLDA LAMPUNG / RES.LU tertanggal 15 November 2017.

‎Jo akhirnya dicokok petugas dari kediamannya yang berada di sebuah kelurahan, Kotabumi Selatan pada Kamis (16/11/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.

Loading...