Pejabatnya Terpapar Covid-19, BKPSDM Lampung Utara Terapkan WFH

  • Bagikan
Para petugas siap melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar kantor BKPSDM Lampung Utara, Senin pagi (5/7/2021). Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana
Para petugas siap melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar kantor BKPSDM Lampung Utara, Senin pagi (5/7/2021). Foto: Teraslampung.com/Feaby Handana

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Data, dan Informasi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Ahmadi ‎dikabarkan terpapar virus Corona 2019 (Covid-19).

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, kantor BKPSDM ‎ditutup sementara. Para petugas dari PMI terlihat menyemprot kantor itu dengan cairan disinfektan.

“Kabar itu memang benar adanya karena beliau (Ahmadi) sebelumnya sudah memberitahukan saya kemarin,” jelas Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Lampung Utara, Sofyan, Senin (5/7/2021).

‎Status positif dari bawahannya itu berdasarkan hasil tes rapid antigen dan bukannya hasil tes swab. Kendati demikian, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, ia meminta yang bersangkutan untuk beristirahat terlebih dulu hingga benar – benar pulih.

Selain itu, ia juga mengambil kebijakan untuk membatasi jumlah pegawai yang melakukan pelayanan hingga esok hari‎. Jumlah pegawai yang melakukan pelayanan maksimal 50 persen saja. Sisanya, melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH).

“Pelayanan harus tetap dilakukan karena saat ini sedang proses penerimaan CPNS,” kata dia.

Sofyan mengatakan, selain Ahmadi, terdapat tiga pegawai lainnya yang berstatus sama. Mereka adalah pegawai yang mengikuti pendidikan dan pelatihan prajabatan belum lama ini.

“Mereka bertiga juga sudah diminta untuk bekerja dari rumah,” tuturnya.

‎Berdasarkan data pada Minggu (4/7/2021), total warga Lampung Utara yang terpapar Covid-19 berjumlah 2.186. Rinciannya, 1.681 selesai isolasi, 81 meninggal dunia, dan sisanya sedang menjalani isolasi atau perawatan.

  • Bagikan