Beranda Hukum Narkoba Pelajar SMA dan SMP Ini 30 Kali Menjambret karena Butuh Uang Jajan...

Pelajar SMA dan SMP Ini 30 Kali Menjambret karena Butuh Uang Jajan dan Beli Pakaian

189
BERBAGI
Dua pelajar tersangka penjambretan diperiksa di Polesta Telukbetung Selatan, Bandarlampung, Senin (6/2/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tersangka FG dan FR, pelajar SMA dan SMP asal Pesawaran yang ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Telukbetung Selatan usai menjambret di Jalan Laksamana Malahayati (depan BNI), Telukbetung Selatan, pada Jumat (3/2/2017) malam lalu, mengaku menjambret karena butuh uang jajan dan beli pakaian.

“Saya lupa berapa kali menjambret, seingat saya sudah puluhan kali. Itupun ada yang dapat, ada juga yang gagal,”ucap AR saat dihadapan petugas Polsekta Telukbetung Selatan, Senin (6/2/2017).

Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka FG (17) dan AR (16) sudah 30 kali menjambret, aksi tersebut dilakukan keduanya sejak 2016 lalu. Dari beberapa aksi penjambretan tersebut adalah, Pasar Tengah Telukbetung, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Hasanuddin, Jalan Pangeran Emir M Noer dan Jalan Wolter Monginsidi.

Menurutnya, aksi menjambret yang gagal itu, karena korbannya melawan dan berteriak. Saat melakukan aksinya, FR selalu berdua bersama rekannya FG.

“Uang dari hasil menjambret, kami gunakan beli jajan dan pakaian untuk sehari-hari. Saya menjambret, karena ingin selalu ada uang dan punya pakaian yang bagus-bagus,”ungkap AR dan diamini juga oleh tersangka FG.

Dikatakannya, saat akan melancarkan aksinya, FG dan AR mengaku biasa operasi selepas Maghrib. Keduanya menunggu calon target korbannya, di depan Hotel Marcopolo.

“Begitu melihat wanita bawa motor sendirian dan menenteng tas, saat itu juga korban kami buntuti. Begitu di tempat sepi, tas korban langsung kami rampas,”jelasnya.

Diberitan sebelumnya, petugas Unit Reskrim Polsekta Telukbetung Selatan bersama masyarakat, meringkus dua pelajar usai menjambret tas milik seorang ibu rumah tangga (IRT), Yunaini (39) di Jalan Laksamana Malahayati (depan BNI), Telukbetung Selatan, pada Jumat (3/2/2017) malam lalu sekitar pukul 20.30 WIB.

Kedua tersangka yang ditangkap tersebut adalah, FG (17) pelajar SMA dan AR (16) pelajar SMP, keduanya merupakan warga Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.

Dari kedua tersangka, polisi menyita satu buah tas merk XD, yang berisi handbody, minyak kayu putih dan uang Rp 17 ribu. Selain itu juga, polisi menyita sepeda motor Yamaha Vixion warna merah BE 6430 YO yang biasa digunakan kedua tersangka untuk menjambret.