Pelajar SMP di Lampura Luka Parah Dihajar Begal

  • Bagikan
Pelajar korban begal dirawat di RSUD Ryacudu Kotabumi.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kawanan begal sepeda motor kembali beraksi di Lampung Utara, tepatnya di ‎Jalan Way Tulung Selasih, Desa Cempaka Barat, Sungkai Jaya, Rabu (23/11/2016) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kali ini korbannya adalah  NI (14) dan rekannya, Supena, pelajar SMPN I Sungkai Jaya. Akibat kejadian itu, korban terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah H.M. Ryacudu, Kotabumi dan harus merelakan sepeda motor Honda Absolute ‎Revo yang dikendarainya.

‎Berdasarkan penuturan korban yang merupakan ‎warga Dusun Serai Serumpun, Desa Cempaka Barat tersebut, kejadian nahas ini bermula saat dirinya dan rekannya melintas di lokasi. Mereka berdua dalam perjalanan menuju sekolahnya.

Setibanya di lokasi yang kanan dan kirinya jalannya penuh dengan tanaman singkong, munculah salah seorang dari dalam kebun singkong. Pelaku langsung mengayunkan dahan pohon yang dipegangnya ke arah muka korban.

“Pelaku pertama muncul dari arah kebun singkong ketika motor kami berada di turunan. Dia langsung mencoba menghantam muka saya dengan dahan pohon tapi saya berhasil mengelak,” katanya saat ditemui

Setelah berhasil lolos dari hantaman pelaku pertama, korban pun berusaha memacu kendaraannya sekencang mungkin untuk melarikan diri. Sayangnya, kondisi jalan yang menanjak membuat kendaraanya sulit untuk berlari kencang. Belum habis keterkejutan kedua pelajar itu akibat perbuatan pelaku pertama, tiba – tiba dari arah kebun singkong, muncul kembali rekan pelaku yang langsung menghantamkan dahan pohon ke arah mukanya.

Lantaran tak pernah mengira akan ada lagi pelaku lainnya yang akan muncul dari arah kebun singkong, korban pun tak sempat mengelak. Tak ayal, akibat kerasnya hantaman yang mengenai wajahnya, kendaraan yang ditungganginya pun oleng dan terjatuh. Melihat kedua korbannya meringis kesakitan, kedua pelaku yang mengenakan helm dan penutup wajah itu langsung membawa kabur motor korban dan menghilang ke arah SMPN I Sungkai Jaya.

“Kondisi jalan yang menurun dan menanjak‎ serta menikung membuat motor kami susah untuk kabur. Karena tak ada warga yang mau menolong, saya pun berlari menuju rumah,” terangnya sembari menahan sakit di wajahnya.

Menurut Ibu korban, Eva Susila (32), dirinya baru mengetahui jika anaknya menjadi korban kejahatan kawanan begal saat mendengar teriakan minta tolong anaknya dari depan rumah. Saat datang, wajah anaknya sudah penuh dengan darah. Melihat hal itu, ia segera membawa anaknya ke Puskesmas terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD H.M.Ryacudu, Kotabumi.

“Muka anak saya lebam karena dipukul dengan dahan pohon oleh pelaku,” imbuh dia.

Di lain pihak, Kapolsek Sungkai Selatan, AKP. Zairin mengaku masih terus menyelidiki aksi kejahatan yang menimpa korban setelah sebelumnya sempat menuju lokasi kejadian tak lama setelah mendengar kabar tersebut.

“Setelah mendapat kabar itu, kami langsung turun ke lokasi dan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan tersebut,”‎ katanya.

  • Bagikan