Pelaku Pembacokan Suami-Istri di Sekampung Udik Dibekuk Poilsi

  • Bagikan
Ilustrasi

Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG- Suko (27), tersangka pelaku pembacokan terhadap pasangan suami istri (pasutri), Suwoto (40) dan Suparmi (40), dibekuk petugas Polsek Sekampung Udik bersama Polres Lampung Timur, pada Minggu (22/11/2015) lalu. Polisi menangkap Suko, selang taklama setelah kejadian pembacokan yang mengakibatkan salah satu korban Suwoto tewas di lokasi kejadian perkara.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan, pelaku pembacokan terhadap korban pasutri Suwoto dan Suparmi dan salah satu korbannya Suwoto tewas di lokasi kejadian, sudah ditangkap petugas gabungan Polsek Sekampung
Udik bersama Polres Lampung Timur.

“Tersangka bernama Suko (27), saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh petugas setempat untuk mengetahui motif dari pembacokan tersebut,”kata Sulis kepada teraslampung.com, Rabu (25/11) malam.

Menurut Sulis, dari salah satu korban pembacokan bernama Suparmi, saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) Bandarlampung.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampung Timur AKP Leksan Ariyanto mengatakan, tersangka Suko berhasil ditangkap taklama setelah kejadian dari pembacokan. Tersangka Suko ini, merupakan tetangga korban sendiri. Dari keterangan tersangka, motif pembacokan yang dilakukan tersangka
terhadap pasutri Suwoto dan Suparmi dilatarbelakangi dendam lama masalah tanah.

“Tersangka tidak terima tanah milik keluarganya, diambil sepihak dan tanahnya dijadikan untuk jalan desa. Hal itulah, yang membuat Suko nekat dan membabi buta membacok Suwoto dan Suparmi,”kata Leksan.

Leksan Ariyanto mengutarakan, dari hasil pemeriksaan sementara, dugaannya tersangka mengidap sakit jiwa. Hal tersebut berdasarkan dari keterangan beberapa saksi yakni para tetangga korban dan tersangka.

“Dugaannya tersangka sakit jiwa, untuk membuktikannya kami akan memanggil psikolog untuk memeriksa kejiwaan Suko,”terangnya.

Dipaparkannya, peristiwa pembacokan tersebut dilakukan Suko di rumah Korban Suwoto di Dusun IV, Desa Banjar Agung, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, pada Minggu (22/11/2015) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.

Ketika tersangka lewat belakang rumah korban sembari membawa senjata tajam, begitu melihat Suwoto berada di halaman belakang tersangka langsung membacok kepala Suwoto. Korban sempat menjerit saat dibacok tersangka, mendengar teriakan suaminya, Suparmi keluar rumah menghampiri suaminya.

“Tersangka Suko, langsung menganiaya Suparmi dengan membabi buta. Akibatnya Suparmi mengalami luka bacok di kepala kiri, leher dan lengan kiri,”kata Leksan.

Setelah itu, lanjut Leksan, tersangka Suko pulang ke rumahnya dan meninggalkan kedua korban yang terkapar bersimbah darah. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu, langsung menghubungi aparat kepolisian setempat. Mendapat informasi itu, petugas menuju ke lokasi kejadian dan membawa Suwoto dan Suparmi ke Rumah Sakit Mardi Waluyo.

“Nyawa Suwoto tidak tertolong lagi, korban meninggal dunia saat dalam perjalananan. Sementara Suparmi, kondisinya masih kritis,”paparnya.

Dikatakannya, petugas kemudian melakukan oleh tempat kejadian perkara. Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, diketahui pelaku pembacokan korban Suwoto dan Suparmi adalah tetangga korban sendiri bernama Suko.

“Dua jam setelah kejadian, Suko ditangkap dirumahnya tanpa ada perlawanan. Petugas menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan tersangka untuk membacok kedua korban,”jelasnya.

  • Bagikan