Beranda News Lingkungan Pelaku Pembalakan Liar di Register 32 Batu Tegi Diringkus Polisi

Pelaku Pembalakan Liar di Register 32 Batu Tegi Diringkus Polisi

1108
BERBAGI
Dua pelaku pembalakan liar (berkaus kuning) di hutan Register 32 Batu Tegi, Tanggamus, diamankan Polsek Pulau Panggung beserta barang bukti, Rabu, 22 Januari 2020. Foto: Polres Tanggamus

TERASLAMPUNG.COM — Suyono (58) dan Untung Subroto (38) dua pelaku pembalakan liar di hutan Register 32 Batu Tegi di wilayah Talang Karangjati, Dusun Talang Curup, Pekon (Desa) Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, diringkus petugas Polsek Pulau Panggung, Rabu (22/1/2020).

Dari tersangka kakak beradik warga Pekon Ulu Semong, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus polisi menyita sejumlah barang bukti. Selain mesin potong (chainsaw), barang bukti yang diamankan dari TKP antara lain 6 potong balok kayu ukuran 1 meteran, 2 potong balok kayu ukuran 2 meteran, 3 sisa belahan kayu 2 meteran, 1 belahan kayu ukuran 1 meteran.

Meskipun saat membabat kayu mereka menggunakan mesin pemotong, bunyi mesin tidak terdengar dari luar hutan.

“Hal itu karena mereka memodifikasi knalpot mesin chainsaw menggunakan peredam,” kata Kapolsek Pulau Panggung, Iptu Ramon Zamora, Jumat (24/1/2020).

Menurut Ramon, kedua pelaku ditangkap bersama tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus dan warga setempat yang peduli terhadap kelestarian hutan.

“Kedua pelaku ditangkap saat beristrahat usai menebang sonokeling di kawasan register 32 Batu Tegi, kemarin pagi Rabu (22/1/20) pukul 06.30 Wib,” ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Menurut Iptu Ramon, penangkapan perusak hutan itu berawal pihaknya mendapat informasi masayarakat sekitar pukul 04.30 Wib. Petugas piket Polsek Pulau Panggung bersama Tekab 308 Polres Tanggamus kemudian bergerak menuju lokasi.

“Subuh kemarin, kami mendapat informasi melalui HP, kemudian sekitar pukul 06.30 Wib besama-sama dengan Tekab 308 dan masyarakat langsung melakukan penggerebekan sehingga berhasil mengamankan 2 orang pelaku tersebut,” kata Iptu Ramon.

Berdasarkan keterangan kedua pelaku, mereka diperintahkan seorang warga Air Naningan untuk mencuri kayu di hutan register. Namun, kata Iptu Ramon, informasi ini masih dalam proses penyidikan dan pengembangan.

“Mereka datang ke TKP sudah dua hari. Terhadap orang yang menyuruh kedua tersangka sedang dalam pencarian,” bebernya.

Kedua pelaku mengaku, datang ke TKP pada malam sebelumnya dan membuat bascamp berupa gubung beratapkan plastik setelah diperintah orang tersebut.

“Mereka datangnya pada malam sebelumnya, lalu malam kedua mereka melakukan pekerjaan pada malam hari juga hingga subuh,” imbuhnya.

Atas perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun serta pidana denda paling banyak Rp2,5 milia.

Tersangka Suyono mengaku tergiur mendapatkan order untuk menebang pohon sonokeling di hutan register karena dijanjikan upah besar.

“Kami terpaksa menebang kayu disonokeling karena kebutuhan ekonomi dan dijanjikan bayaran Rp. 1 juta per meter kubik,” katanya.

TL/Polres Tanggamus

Loading...