Pelanggan Mengeluh Air Bau Kaporit, Ini Jawaban PDAM Way Rilau

  • Bagikan
Kepala Bagian (Kabag) Produksi PDAM Way Rilau, Munawir
Kepala Bagian (Kabag) Produksi PDAM Way Rilau, Munawir

TERASLAMPUNG.COM  — Kepala Bagian (Kabag) Produksi PDAM Way Rilau, Munawir, menegaskan air pelanggan PDAM yang sudah mengalir ke sambungan rumah (SR) layak untuk dikonsumsi (minum). Hal itu menanggapi keluhan pelanggan air di rumahnya bau kaporit

“Air KPBU SPAM Perjanjian kami dengan PT Arta Tirta Lampung selaku penyedia air curah air yang diterima pelanggan tersebut bisa langsung diminum,” jelasnya kepada teraslampung.com, Kamis 20 Mei 2021.

Munawir menjamin bau tersebut tidak membahayakan konsumen karena sudah sesuai dengan Permenkes nomor 492 tahun 2010.

“Sesuai Permenkes itu kaporitnya batas ambang 0,5 mg/liter dan bau tersebut bau sehat dari sisa kaporit yang membunuh bakteri e-coli juga lumut-lumut di sepanjang pipa air munum,” jelasnya.

BACA JUGA:   PT KAI Tanjungkarang Perpanjang Pembatalan Operasional Semua KA Penumpang Hingga 31 Agustus 

“Jadi air dari Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) itu sebenarnya bisa diminum langsung dari keran air dan saya jamin aman,” ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang pelanggan KPBU SPAM di Kecamatan Kedaton, Rian (25) mengeluhkan bau kaporit dari air yang baru mengalir di wilayahnya.

“Bertahun-tahun kami di sini agak sulit air. Terkadang saya harus begadang mengantre air dari rumah sebelah atau dari musala karena air itu untuk kebutuhan tetangga kami. Jadi kami harus secara bergilir untuk dapat air. Dengan mengalirnya air pam, kami senang sekali. Sayangnya bau kaporit. Akhirnya kalau buat masak dan air minum kami masih mengambil air di musala dekat rumah,” ujarnya.

BACA JUGA:   Percepat Revitalisasi Tambak, Petambak Dipasena Kembali Beli Dua Ekskavator

Dandy Ibrahim

  • Bagikan