Beranda Ekbis Bisnis Pelanggan Protes Tagihan Melonjak, Ini Jawaban PLN ULP Bumi Abung

Pelanggan Protes Tagihan Melonjak, Ini Jawaban PLN ULP Bumi Abung

392
BERBAGI
Petugas PLN Bumi Abung Lampung Utara menerima pengaduan para pelanggan terkait tagihan listrik melonjak drastis.

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–Manajemen PT PLN Unit Layanan Pelanggan Bumi Abung, Kotabumi menjelaskan lonjakan tagihan listrik dari para pelanggan dikarenakan sistem baca meteran secara mandiri sejak pandemi COVID-19.

‎”Persoalan ini terjadi secara nasional karena kami menerapkan sistem baca meteran secara mandiri akibat COVID-19,” terang Manajer PLN ULP Bumi Abung‎, Kotabumi, Benni Adenata, Senin (22/6/2020).

‎Sistem baca meteran secara mandiri ini memiliki keterbatasan di lapangan. Hal ini dikarenakan banyak pelanggan yang tidak mengirimkan data meteran listrik mereka melalui aplikasi WhatsApp mereka.

Alhasil, pihaknya terpaksa menggunakan asumsi saat menghitung berapa total tagihan listrik tiap pelanggan. Asumsi ini berdasarkan tagihan – tagihan listrik bulanan tiap pelanggan‎. Tagihan ini ditambahkan dengan perhitungan meningkatnya beban listrik selama COVID-19 dan bulan suci puasa.

“Pola baca meter mandiri untuk tagihan bulan April, dan Mei. ‎Tagihan bulan Mei ada yang dinaikkan berdasarkan asumi meningkatnya beban listrik saat bulan suci puasa,” urai dia.

Terkait lonjakan drastis tersebut, Benni menuturkan, para pelanggan tidak memiliki pilihan lain selain melunasinya. Kendati demikian, pihaknya memberikan keringanan untuk melunasinya secara beransur khusus bagi pelanggan yang kenaikan tagihannya di atas 20 persen

“Kenaikannya di atas 20 persen diberikan kebijakan untuk mencicilnya. Bagi yang tidak sesua akan diperbaiki,” katanya.‎

Tidak terima tagihan listriknya meningkat drastis, sejumlah pelanggan listrik mendatangi kantor Unit Layanan Pelanggan PLN Bumi Abung, Senin pagi (22/6/2020).

Pantauan di lokasi, jumlah pelanggan listrik yang mengeluhkan lonjakan tagihan ini lebih dari 30 orang. Mereka diminta untuk menyampaikan keluhan melalui petugas di samping pintu masuk kantor. Setelah itu, satu – persatu pelanggan dipersilakan masuk untuk menyampaikan keluhan seputar tagihan listrik kepada petugas yang ada di dalam.

“Saya ke sini untuk mempertanyakan kenapa tagihan listrik saya meningkat drastis,” kata Nurbaiti, pelanggan listrik asal Kecamatan Abungpekurun.

Loading...