Beranda Teras Berita Pelanggaran Pemilu Polri Hanya Tangani Pidana Umum

Pelanggaran Pemilu Polri Hanya Tangani Pidana Umum

225
BERBAGI

M. Zaenudin Lukman/Teraslampung.com

Kombes Puwo Cahyoko

Bandarlampung–Dalam memangangi pelanggaran pemilu 2014, baik pemilihan legislatif, pemilihan gubernur Lampung, maupun pemilihan presiden, Polri hanya bisa menangani pelanggaran pidana umumnya saja. Selain itu, Polri sifatnya hanya menunggu limpahan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“KPU, Bawaslu, Polri dan lain-lainnya masing-masing sudah ada tanggung jawabnya. Polri hanya pelanggaran yang ada pidananya,” kata Kombes Pol Purwo Cahyoko, Direktur Reserse Kriminal Umum (Deireskrimum) Polda Lampung, di Mapolda Lampung, Jumat (21/3).

Menurut Purwo, hingga kini sudah empat kasus dugaan pelanggaran pemilu dan pilgub Lampung. Namun, kata dia, semuanya masih proses di Bawaslu, kasus tersebut diantaranya yang terjadi di Kabupaten  Pesawaran, Pringsewu dan Lampung Barat.

“Dari kasus yang ada,setelah dilakukan penelitian oleh Gadumdu  tidak semuanya terbukti. Hanya yang di Kabupaten Prinsewu yang termasuk pelanggaran pemilu. Sekarang kasusnya sudah ditangani Polres Tanggamus.Kalau  yang di Kabupaten Lampung Barat,sudah sidang.dengan putusan empat bulan dan masa percobaan lima bulan,” kata dia.

Dijelaskannya, pengamanan pemilu sudah dilakukan dan sampai saat ini belum ada indikasi atau titik-titik rawan yang pecah. Pelanggaran yang sifatnya diluar tindak pidana seperti pengancaman, teror dan lain sebagainya, dan itu wewenangnya Bawaslu. Kalau Polri hanya menangani seputar keamanan dan tindak pidana umum.

“Kami tidak  bisa memproses peristiwa pelanggaran penegakan hukum, hanya menunggu dari Bawaslu. Karena Undang-Undangnya demikian, kecuali untuk tindak pidana umumnya Polri langsung bisa menangani,;” kata Purwo.

Loading...